Wednesday, July 26th, 2017

Hari Jadi ke-67 Pemprovsu : Komitmen dan Kebersamaan Kata Kunci Membangun Sektor Pariwisata yang Berdaya Saing di Kawasan ASEAN

Published on April 19, 2015     Penulis :   ·   No Comments
Kawsan wisata Danau Toba menjadi salah satu objek wisata andalan Sumatera Utara. Foto : James P Pardede

Kawsan wisata Danau Toba menjadi salah satu objek wisata andalan Sumatera Utara. Foto : James P Pardede

Tahun ini (2015), Provinsi Sumatera Utara genap berusia 67 tahun. Di usianya yang sudah sangat matang itu ada banyak keberhasilan yang sudah diraih. Salah satu sektor yang dianggap bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat Sumut adalah sektor pariwisata. Membangun sektor pariwisata bukan hanya tugas pemerintah saja, tapi juga tugas kita bersama. Sektor pariwisata tak bisa bergerak sendiri tanpa dukungan dari semua pihak termasuk dukungan dari sektor lainnya yang memiliki kaitan erat dengan sektor pariwisata.

Oleh : James P. Pardede

Sektor pertanian, perkebunan, perikanan dan kelautan juga menjadi andalan Sumut dalam meningkatkan taraf hidup masyarakatnya. Ada juga sektor pariwisata yang menawarkan barang dan jasa, keindahan alam, seni budaya dan segala sesuatu yang berkaitan erat dengan dunia pariwisata. Pariwisata dapat digolongkan kedalam lingkup  bisnis karena pada dasarnya pariwisata identik dengan usaha komersil untuk mendapatkan keuntungan dari penjualan produk nyata dan tidak nyata.

Untuk memasarkan produk tersebut, dibutuhkan orang-orang yang profesional dan memiliki komitmen dalam pengembangan sektor kepariwisataan di Sumatera Utara. Komitmen dan kebersamaan sesungguhnya menjadi kata kunci dalam pengembangan sektor kepariwisataan di Sumatera Utara. Kalau kita tidak komitmen dan menjunjung tinggi kebersamaan dalam menciptakan iklim kondusif, bagaimana mungkin kita bisa bersaing menjadi kawasan wisata yang diminati oleh wisatawan mancanegara.

Sumatera Utara bukan hanya kota Medan atau Parapat. Sumut terdiri dari 33 kabupaten/kota yang memiliki destinasi wisata dengan daya tarik yang mampu menarik wisatawan domestik dan mancanegara. Namun sangat disayangkan, keindahan dan pesona suatu daerah tujuan wisata (DTW) di Kabupaten/kota seakan redup dan kurang mendapat perhatian. Mungkin, yang tahu kawasan wisata danau diatas danau (Danau Sidihoni) hanya segelintir orang saja. Akan tetapi, jika masyarakat dan pemerintah bersama-sama dalam mempromosikannya, maka kawasan itu akan semakin dikenal banyak orang.

Selain keindahan alam Danau Toba yang bisa dinikmati dari 7 kabupaten/kota, terdapat banyak destinasi wisata yang sangat rugi bila dilewatkan. Sebut saja Dolok Tinggi Raja di kabupaten Simalungun yang keindahannya tidak jauh bila dibandingkan dengan Ciwedei di Jawa, pesona air terjun Bah Biak di Simalungun, ada Taman Wisata Iman Sitinjo di kabupaten Dairi dan Salib Kasih di Tapanuli Utara yang menawarkan wisata religi dan sejarah masuknya Nommensen ke tanah Batak, Tangkahan dan Bukit Lawang yang menawarkan wisata alam dan kesempatan melihat langsung kehidupan orangutan dan gajah.

Ada pesona wisata bahari dengan ketinggian ombaknya yang memesona, terumbu karang dan aneka keindahan bawah laut di kepulauan Nias. Pulau Murshala dengan air terjun yang langsung jatuh ke laut di kabupaten Tapanuli Tengah. Serta daerah tujuan wisata lainnya yang tersebar di 33 kabupaten/kota.

Sampai hari ini, Sumut terus berupaya untuk meningkatkan arus kunjungan wisata ke beberapa objek wisata di Sumut. Berdasar data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut bahwa jumlah kunjungan wisatawan mancanegera ke sejumlah objek wisata di Provinsi Sumatera Utara hingga November tahun 2014 tercatat sebanyak 237.830 orang, naik sebesar 4,12% dibandingkan tahun 2013. Kenaikan kunjungan itu cukup menggembirakan meski diakui jumlah kedatangan belum optimal dibandingkan potensi objek wisata dan Bandara Kualanamu sebagai bandara penghubung.

Pada periode yang sama tahun 2013, kunjungan wisatawan mancanegara ke Sumut masih 228.419 orang. Tahun-tahun sebelumnya, kunjungan wisatawan mancanegara Sumut masih didominasi oleh wisatawan dari Malaysia sebesar 55 persen atau 130.818 orang. Jumlah kunjungan turis Malaysia itu juga tetap naik meski tidak terlalu besar dibandingkan tahun 2013 yang tercatat sebanyak 126.827 orang. Setelah Malasyia, penyumbang wisatawan terbesar Sumut lainnya adalah dari Singapura, Belanda, Republik Rakyat Tiongkok (RRT) dan Australia.

Sejak krisis ekonomi tahun 1997-1998, sektor pariwisata Sumut sempat sepi dan beberapa hotel di kawasan wisata terpaksa berhenti beroperasi karena tidak ada tamu yang menginap dan mengunjungi kawasan wisata tersebut. Berdasarkan pantauan dilapangan, ada beberapa hal yang menjadi kendala bagi industri pariwisata dan wisatawan untuk melakukan perjalanan wisata ke Sumatera Utara.

Pertama, masalah infrastruktur. Salah satu faktor terpenting bagi kemajuan sektor pariwisata di Sumut adalah tersedianya akses atau jalan yang bagus menuju suatu daerah wisata. Mulai dari akses jalan, transportasi, dan penunjuk arah menuju kawasan wisata. Perjalanan Medan-Parapat masih memakan waktu 4 sampai 5 jam dari Bandara Kuala Namu. Rencana pemerintah membangun jalan tol Medan ‚Äď Tebing Tinggi diharapkan dapat mempersingkat jarak tempuh ke daerah tujuan wisata Danau Toba.

Akses jalan di beberapa kabupaten/kota masih rusak dan memerlukan perbaikan. Untuk menuju wisata alam Bukit Lawang dan Tangkahan, perlu waktu beberapa jam untuk sampai ke lokasi wisata dan jalan menuju kawasan ini masih sangat membutuhkan perhatian dari semua kalangan.

Kedua, kurangnya promosi dan publikasi. Promosi wisata menjadi salah satu elemen penting dalam meningkatkan arus kunjungan wisata ke salah satu objek wisata. Tanpa adanya promosi dan publikasi, bagaimana mungkin wisatawan tahu tentang keberadaan objek wisata tersebut. Dalam hal promosi dan publikasi yang didanai pemerintah, haruslah transparan dan benar-benar memiliki kepedulian dalam mengembangkan sebuah kawasan wisata. Kalau kita transparan, komitmen dan meninggalkan sifat buruk memperoleh keuntungan pribadi dari anggaran (korupsi) maka program promosi dan publikasi akan berjalan maksimal.

DANAU TOBA : Ada 7 kabupaten/kota yang mengelilingi Danai Toba dan memiliki kepedulian dalam pengembangan kawasan wisata ini ke depan. Foto : James P. Pardede

DANAU TOBA : Ada 7 kabupaten/kota yang mengelilingi Danai Toba dan memiliki kepedulian dalam pengembangan kawasan wisata ini ke depan. Foto : James P. Pardede

Agenda Tahunan

Promosi dan publikasi meliputi acara atau agenda tahunan yang bisa menarik wisatawan harus benar-benar direncanakan dan dianggarkan setiap tahunnya. Apabila sebuah kabupaten/kota memiliki agenda tahunan dan Pemprov juga memiliki agenda tahunan dalam memajukan pariwisata Sumut, maka wisatawan akan membuat perencanaan ketika akan datang ke salah satu acara yang ditawarkan.

Ketiga, masalah sumber daya manusia yang berkecimpung di industri pariwisata. Masalah SDM ini sering menjadi sorotan wisatawan karena tidak professional dalam memberikan pelayanan. Untuk pengembangan SDM yang handal di sektor ini, pemerintah daerah perlu duduk bersama dalam mencari solusinya. Mulai dari memberdayakan putra daerah dengan memberikan kesempatan mereka sekolah atau ikut pelatihan tentang kepariwisataan atau tentang perhotelan.

SDM di sektor pariwisata meliputi guide, pegawai hotel, restoran dan pusat-pusat informasi kepariwisataan harus dihidupkan kembali demi untuk memberikan informasi akurat tentang potensi yang ada di kawasan tersebut.

Keempat, masih kurangnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Permasalahan ini sering terabaikan oleh pelaku wisata dan masyarakat yang datang berkunjung ke salah satu kawasan wisata. Hal ini terjadi karena di kawasan wisata tersebut tidak disediakan tempat sampah dan tulisan peringatan agar tidak membuang sampah sembarangan.

Kelima, pelaku wisata masih belum menjadikan industri pariwisata sebagai salah satu sektor yang sesungguhnya dapat memberikan income berkesinambungan. Hal ini terlihat dari tarif hotel yang sering berubah-ubah dan ditentukan seenaknya saja oleh pemilik hotel. Ketika ada event dan menyedot banyak pengunjung, pelaku wisata akan menaikkan harga hotel sampai dua atau tiga kali lipat dari harga biasa. Kebiasaan seperti ini akan menjadi preseden buruk bagi industry pariwisata. Dalam hal ini, campur tangan pemerintah, organisasi pelaku wisata (PHRI dan ASITA) serta pelaku wisata harus duduk bersama dalam menentukan ambang batas harga atau tarif kamar agar tercipta keseragaman.

Keenam, masalah pelayanan dan komunikasi pariwisata. Pelayanan yang baik akan berdampak besar di kemudian hari, sepertinya anggapan ini masih sering terabaikan dalam industri pariwisata kita. Selain masalah pelayanan, penyampaian pesan dan komunikasi antara pelaku wisata dengan wisatawan juga sangat penting didalam mengelola dan mengembangkan industri pariwisata.

Kita semua tahu bahwa tujuan kita berwisata adalah untuk menikmati keindahan alam dan menikmati apa saja yang menarik bagi pandangan mata kita. Ketika kita berkunjung ke salah satu kawasan wisata dan hendak membeli cenderamata atau oleh-oleh khas, yang bisa dikenang sebagai pertanda kita telah mendatangi tempat tersebut pastilah kita berkeliling dulu. Permasalahan yang sering kita hadapi adalah setiap kita melewati satu toko pasti akan ditawari bahkan terkesan dipaksa untuk membeli barangnya.

Kalau tidak membeli barangnya, maka sipenjual tadi akan menggerutu dan berkata-kata dalam bahasa daerah. Kalau yang mengerti mungkin langsung menjawab, bagaimana dengan yang tidak mengerti. Mereka akan berusaha untuk mencari tahu apa yang disampaikan tadi. Kalimat-kalimat seperti : katanya berwisata tapi tak punya uang hanya untuk membeli cenderamata atau gayanya saja seperti orang kaya tapi tak ada uangnya.

Menyikapi hal-hal seperti ini, perlu ada sosialisasi agar pelaku wisata dan masyarakat sekitar kawasan wisata memiliki komunikasi yang baik, memiliki sopan santun sehingga mendukung pengembangan kawasan wisata yang menjadi sumber penghasilan masyarakatnya.

Ketua Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) Sumut, Solahuddin Nasution dalam sebuah kesempatan, perlu dukungan penuh dari Pemerintah untuk menaikkan kunjungan wisatawan, khususnya pada pembenahan infrastruktur jalan dari dan ke objek wisata serta fasilitas di objek wisata.

‚ÄúFasilitas di daerah tujuan wisata sering menjadi masalah bagi wisatawan. Misalnya, masalah toilet dan restoran yang menyajikan makanan berstandar nasional dan internasional,‚ÄĚ paparnya.

Komitmen

Di hari jadi Pemprov Sumut yang ke-67 ini, kita harus memiliki tujuan yang sama dulu dalam mengembangkan sektor kepariwisataan. Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho pada acara Geobike Caldera Toba di Kecamatan Muara, Kabupaten Tapanuli Utara, Sabtu (11/4) lalu menegaskan, dengan berbagai potensi yang dipunyai Danau Toba kita berharap mampu lebih  mengeksploitasi, baik potensi budayanya, potensi keindahan alamnya sehingga para turis dapat datang ke Danau Toba.

‚ÄúPelaksanaan Geobike Caldera Toba sengaja kita rangkai dengan HUT ke-67 Pemprovsu, kita coba integrasikan dengan berbagai kegiatan, baik itu memunculkan berbagai ekonomi kreatif yang dimilik Sumut, seperti kita gelar saresehan songket dan menggali potensi daerah,‚ÄĚ tegasnya.

Gencarnya pemprovsu dalam membenahi dan mempromosikan kawawan Danau Toba, karena Kaldera Toba ini diusulkan menjadi geopark dengan nama Geopark Kaldera Toba (GKT). Untuk merealisasikan keinginan tersebut, dibentuk Tim Percepatan Pengajuan Geopark Kaldera Toba menjadi anggota dalam Global Geopark Networking UNESCO, dengan menerbitkan Surat Keputusan Gubernur Sumatera Utara No. 188.44/404/KPTS/2013 pada tanggal 26 Juni 2013.

Pada awalnya, tahun 2011 nama geopark diusulkan dengan nama Geopark Toba, namun dalam perkembangannya mengingat bahwa yang bernilai warisan dunia adalah peninggalan dari letusan super volcano Toba yang berdampak global berupa Danau Toba yang tiada lain adalah suatu Kaldera Kuarter terbesar di dunia, maka diusulkan nama geopark tersebut pada tahun 2013 dengan nama Geopark Kaldera Toba.

Geopark Kaldera Toba mengusung Tema Gunungapi (supervolcano) dengan keunikan sebagai kaldera Volkano-Tektonik  Kuarter terbesar di dunia. Kawasan ini mencakup bagian dari wilayah administrasi dari tujuh kabupaten yang mempunyai pantai di Danau Toba yang dibatasi oleh kaldera rim yaitu Kabupaten Samosir, Kabupaten Toba Samosir,  Kabupaten Dairi, Kabupaten Karo, Kabupaten Humbang Hasundutan, Kabupaten Tapanuli Utara, dan Kabupaten Simalungun.

Seiring dengan pengajuan Geopark Kaldera Toba menjadi anggota dalam Global Geopark Networking UNESCO, komitmen dan kebersamaan kita dalam membangun sektor pariwisata Sumut menjadi salah satu kawasan wisata yang berdaya saing di kawasan ASEAN tetap menjadi salah satu tujuan. Kita tetap fokus dalam membenahi kawasan Kaldera Toba dari kerusakan lingkungan, sampah dan komitmen bersama seluruh elemen masyarakat dalam menggali potensi wisata dan mempertahankan budaya serta kearifan lokal yang ada.

Kalau kita tidak komitmen dalam membenahi segala permasalahan yang ada seperti disampaikan diatas, kita akan sulit untuk membangun kebersamaan dalam mengembangkan kepariwisataan Sumut. HUT Pemprov yang ke-67 harus kita jadikan sebagai momentum bangkitnya pariwisata Sumut. Momentum untuk meningkatkan arus kunjungan wisata ke beberapa objek wisata di Sumut. Dengan meningkatnya arus kunjungan wisata, maka perekonomian di kawasan wisata akan bangkit dan bergairah.

*Penulis adalah wartawan SWATT Online di Medan, Sumatera Utara.

 

Share

Tags: , , ,

Readers Comments (0)




*
 

INTERNASIONAL

FOTO: Donald Trump (kiri) dan Hillary Clinton (kanan). (AFP)

Trump dan Clinton Kembali “Bertarung” dalam Debat Kandidat

Amerika Serikat akan menggelar debat kandidat presiden Amerika Serikat, di Washington University di St Louis, pada Minggu (9/10) ...
Iklan layanan masyarakat mengenai perdagangan manusia yang diluncurkan oleh Kejaksaan Agung New Mexico, AS. (Foto: VOA)

Jaksa : Industri Seks Kantongi Rp295 Triliun Pertahun

Para jaksa penuntut dari seluruh Amerika Serikat mengatakan, perdagangan seks adalah bentuk perbudakan zaman modern yang menyentuh tiap ...
aleppo_suriah

Puluhan Truk Berisi Bantuan untuk Aleppo Tertahan di Turki

Sebanyak 20 truk berisi bantuan yang mengangkut cukup pangan untuk puluhan ribu orang dengan tujuan wilayah timur Aleppo, ...

FOKUS

Kawsan wisata Danau Toba menjadi salah satu objek wisata andalan Sumatera Utara. Foto : James P Pardede

Hari Jadi ke-67 Pemprovsu : Komitmen dan Kebersamaan Kata Kunci Membangun Sektor Pariwisata yang Berdaya Saing di Kawasan ASEAN

Tahun ini (2015), Provinsi Sumatera Utara genap berusia 67 tahun. Di usianya yang sudah sangat matang itu ada ...
kritik_heru

Kritik.

Dan anda yang pro terhadap pemerintahan, tak seharusnya juga menganggapnya sebagai pembenci. Karena kritikan adalah bumbu sedap yang ...
Ilustrasi Simbol Polri-TNI (Liputan6.com)

Masalah Sepele Timbulkan Bentrok TNI dan Polri.

TNI dan Polri kembali bentrok di di Kepulauan Riau, pada Rabu 19 November 2014. Belum diketahui awal mula ...

INTERVIEW

Mochammad Zainul Muttaqien

Redam Konflik SARA dengan Silaturahmi.

Badan Pemeliharaan Keamanan (Baharkam) Polisi Republik Indonesia (Polri) sebagai lembaga pelaksana kebijakan Polri mengemban tugas dan peran sebagai ...
Supandi (ist.)

Hakim Agung Supandi: Eksekusi Susno, MA Dijadikan Keranjang Sampah

Jakarta - Kasus eksekusi Suno Duadji bak sinetron. Setelah melalui perdebatan pepesan kosong, Susno akhirnya menyerahkan diri ke Lapas ...
dok detikcom

Adrianus Meliala Soal Susno: Orang yang Sengaja Melindungi, Bodoh

Jakarta - Hingga kini, terpidana dugaan kasus korupsi pengamanan pilkada Jawa Barat 2008 dan korupsi penanganan perkara PT Salmah ...

HEALTHY

FOTO: Nyamuk Malaria (ist)

25 Juta Warga Afrika Terancam Malaria

Jumlah warga Afrika terancam malaria meningkat dua kali lipat menjadi 25 juta orang pada 2080 akibat perubahan iklim, ...
obat/ilustrasi

Memperkuat Sinergi dan Sistem Pengawasan BPOM di Era MEA

Sosialisasi tentang Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) sampai hari ini masih terus dilakukan agar tidak ada persepsi yang salah ...
Personel Satlantas Polresta Medan bagi-bagikan masker kepada penguna jalan di persimpangan Jalan Sudirman dan Slamet Riadi Medan, Kamis (9/10). Pembagian masker sebagai bentuk kepedulian Polresta mengantisipasi dampak debu vulkanik Gunung Sinabung. Foto : James P. Pardede

Polisi Bagi-bagi Masker Gratis di Medan

Dampak erupsi gunung Sinabung yang mengeluarkan debu vulkanik telah menyebar sampai ke Medan. Menyikapi hal ini, Satuan Lalulintas ...

TEKNOLOGI

obat/ilustrasi

Memperkuat Sinergi dan Sistem Pengawasan BPOM di Era MEA

Sosialisasi tentang Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) sampai hari ini masih terus dilakukan agar tidak ada persepsi yang salah ...
siber

Badan Pengamanan Siber Akan Dibentuk

Pemerintah berencana membentuk badan siber untuk memperkuat sektor pertahanan dan bidang sektor strategis non pertahanan demi memperkuat kedaulatan ...
Bank BTN - Foto : Internet

Mimpi Punya Rumah, BTN (Siap) Mewujudkannya (Bagian 2-Habis)

Seiring dengan makin banyaknya perbankan yang menawarkan program KPR kepada konsumen dengan berbagai kemudahannya, BTN yang sudah berpengalaman ...

KOMUNITAS

Olah raga bela diri Kendo.

Kendo, Menyerang tapi Beretika

KIAI!! begitu teriak dua pria yang saling menyerang dengan pedang kayu. Suasana pun berubah menjadi mendebarkan. Setiap kali menyerang, ...
Belajar Membatik

Peserta Didik Belajar Membatik

BELAJAR MEMBATIK-Peserta didik Nanyang Zhi Hui School Medan memberikan pelajaran tambahan (ekstrakurikuler) jurnalistik, video, menggambar, catur, futsal, dance, ...
Belajar Membatik

Peserta Didik Belajar Membatik

BELAJAR MEMBATIK-Peserta didik Nanyang Zhi Hui School Medan memberikan pelajaran tambahan (ekstrakurikuler) jurnalistik, video, menggambar, catur, futsal, dance, ...

AWARD

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Aditya Pradana Putra/Republika

Penghargaan Bagi SBY Apresiasi Dunia untuk Kerukunan Beragama

JAKARTA - Presiden SBY sangat menghargai perbedaan dan menghormati kehidupan antar beragama dan antar umat beragama. Karenanya, sangat ...
Kemlu

Kemlu Anugerahkan Penghargaan Adam Malik untuk Media

Jakarta - Media menjadi mitra  sangat penting dalam mendorong laju efektifitas pelaksanaan politik luar negeri dan diplomasi. Peran tersebut ...
Pada malam kunjungan ke AS untuk menerima kehormatan tertinggi Washington, Aung San Suu Kyi menghadapi tuduhan telah mengabaikan minoritas Muslim Myanmar Photo: AFP/The Age

Raih penghargaan dari Washington, Suu Kyi dikritik.

Pemimpin pro-demokrasi Myanmar Aung San Suu Kyi dijadwalkan akan menerima penghargaan Congressional Gold Medal, di Washington DC, pekan ...

TIPS

kerja1

Kiat Bugar Sepanjang Hari di Kantor

Yayasan Jantung Inggris (BHF) menyimpulkan pekerja modern punya efek yang merugikan terhadap kesehatan. Untuk ini, BHF memberikan tips ...
Nicholas Saputra/REUTERS

Tips Nyaman Berwisata Ala Nicholas Saputra

JAKARTA - Banyak hal yang perlu dipersiapkan sebelum berwisata, terutama jika anda ingin bepergian jauh ke luar negeri. ...
Bahasa Asing (ilustrasi)/LIBRARY ESCONDIDO

Tiga Jurus Bikin Belajar Bahasa Jadi Hobi Mengasyikkan

Tidak ada ilmu yang bisa masuk ke tulang sum-sum bila si pembelajar tidak menyukainya. Bagi yang sedang berusaha ...