Monday, November 19th, 2018

Hokky Situngkir, Peneliti Bandung Fe Institute

Published on February 27, 2012     Penulis :   ·   No Comments

Hokky Situngkir, peneliti Bandung Fe Institute

Hokky Situngkir masih ingat peristiwa di akhir tahun 80an itu. Di sebuah pastoral di kampungnya, Sidikalang, Sumatera Utara, dia berdiri di hadapan kakeknya. Bangunan itu sunyi. Di luar, angin kencang sedang bertiup. Sang kakek berhenti menggesek biola. “Kau dengar suara angin ribut itu?”, tanya sang kakek. Dia menyuruh Hokky menajamkan telinga. Hokky, saat itu masih bocah enam tahun, lalu menyimak desau keras angin. Si kakek lalu melanjutkan, “Sekarang, adakah kau dengar kicau burung di antara angin ribut itu?”

Sang kakek adalah Liberty Manik atau L.Manik, seorang komponis besar Indonesia, pencipta lagu “Satu Nusa Satu Bangsa”. Kini, Hokky berterimakasih pada mendiang kakeknya itu. Lewat L.Manik, telinga alumnus Teknik Elektro Institut Teknologi Bandung (ITB) itu diasah mengenal bunyi, dan juga musik. Dia juga akrab dengan lagu tradisional Indonesia. Apalagi, L. Manik juga dikenal ahli Gondang, musik khas Batak.

Hokky Situngkir, adalah anak muda yang menekuni sains, terutama komputasi. Kelompoknya, Bandung Fe Institute, adalah kumpulan ilmuwan muda alumnus ITB. Lewat sains, mereka menjelajahi kekayaan budaya nusantara. Dari batik, lagu tradisional, sampai cerita rakyat. “Kita kaya dengan artefak budaya, tapi tak tertata baik,” ujar Hokky.

Di Bandung Fe Institute, bergabung mereka yang jago matematika, fisika, sampai astronomi. Sebagian besar, pernah dilatih Profesor Yohanes Surya. Hokky sendiri kerap mengguncangkan jagat sains nasional, lewat Teori Fraktal Batik, sistem komputasi melacak asal-usul Batik. Hasil risetnya menyebar di berbagai jurnal internasional bergengsi. Dia memang rajin menulis soal sains, terutama fisika dan komputasi.

Suatu hari, telinga Hokky menangkap berita tak mengenakkan. Pada 1 Oktober 2007, ada iklan pariwisata di Malaysia bertajuk “Malaysia, Truly Asia“, menggunakan lagu rakyat. Liriknya campuran Melayu, Inggris, Mandarin, dan India. Sampai di sini, tidak ada yang salah. Tapi, jika didengarkan lebih lanjut, lagu itu sangat akrab di telinga. Ada lirik “… Rasa sayang sayange” di lagu itu, tapi diubah jadi “… Rasa sayang sayang hey”. Jelas, itu dimodifikasi dari lagu Rasa Sayange, lagu turun temurun rakyat Maluku.

Protes keras muncul dari Indonesia. Terutama di Internet, bahwa Malaysia “mencuri” lagu Rasa Sayange untuk mempromosikan pariwisata mereka. Anggota DPR-RI juga berteriak keras. Tapi Tengku Adnan Tengku Mansor, Menteri Pariwisata Malaysia ketika itu menyatakan, Rasa Sayang –versi mereka dari lagu Rasa Sayange –adalah lagu rakyat di kepulauan Nusantara, dan Indonesia tak bisa mengklaim punya lagu tersebut.

Seperti tak mempan dikritik, esoknya Rais Yatim, Menteri Kebudayaan, Kesenian, dan Warisan Malaysia menantang Indonesia untuk membuktikan lagu ‘Rasa Sayange’ adalah warisan asli budaya Indonesia.

Menelisik “DNA” lagu

Anak-anak Bandung Fe Institute itu pun mulai bekerja. Kebetulan, mereka lagi mengumpulkan lagu-lagu tradisional nusantara. Dari lagu Bungong Jeumpa di Aceh, sampai aneka lagu rakyat dari Papua. Suatu pemodelan pun dibuat melalui program komputer. Obyeknya adalah lagu-lagu nusantara. Pedomannya sederhana: setiap lagu pasti punya sekuens nada berbeda. Yang dicari adalah satuan informasi dasar dari sebuah lagu.

“Membedakan manusia bisa dilakukan dengan mengamati genetika dan informasi yang tersimpan di DNA,” kata Hokky kepada VIVAnews, 22 Februari 2012. “Tetapi untuk mengetahui “DNA” lagu, kita perlu mengetahui satuan informasi terkecil yang dapat menghasilkan perbedaan rasa setiap lagu,” ujarnya menerangkan.

Sebuah not, kata Hokky, tak bisa mewakili sebuah lagu. Not berdiri sendiri, dan membentuk lagu jika dia berada bersama barisan nada lainnya. Hokky pun menemukan satuan terkecil bagi lagu: sekuens nada.

Untuk melacak sekuens nada, para peneliti itu lalu menyiapkan database lagu-lagu daerah dari sekujur Indonesia. Mereka mencatat barisan nadanya, dan lalu digitalkan. Data polifonik dari lagu, diubah menjadi data monofonik. “Inti dari analisis ini adalah mengkaji representasi nada dan durasi dari sebuah lagu,” kata Hokky. “Dan dari material ini, selanjutnya diubah menjadi data deret waktu,” ujar Hokky.

Langkah selanjutnya adalah menentukan parameter membentuk pita meme dari setiap lagu. Parameter ini diperoleh dengan memanfaatkan sejumlah metode dalam studi mekanika statistik yang berkembang dalam ilmu fisika. Dari hasil penelitian, Holly membuat lima parameter yang membentuk sebuah pita meme.

Parameter pertama adalah koefesien Zipf-Mandelbrot. Dengan parameter ini, musik dipandang sebagai “bahasa”. Jika setiap konfigurasi nada dan durasi adalah huruf, maka ia akan membentuk kata (untaian nada). Kata-kata tersebut lalu diurutkan. Mulai dari yang sering dipakai, hingga yang jarang digunakan.

Dari pola ini, kemudian dihitung nilai-nilai koefesien Zipf-Mandelbrot di dalamnya. Hasilnya ada tiga variabel menunjukkan kompleksitas fitur statistik dari nada dan fitur dari lagu itu. Ia merefleksikan pola pengulangan untaian nada pada lagu. Komponen pita meme yang kedua adalah koefesien girasi. Di sini, peneliti membandingkan nada dan durasi pada satu waktu dengan waktu sebelumnya. Ia juga dapat diubah menjadi visualisasi gerak radial.

Proses ini menghasilkan parameter kerapatan sebuah lagu. Parameter itu mengukur seberapa jauh lagu itu terpisah dari garis linier. Nilai itu menunjukkan seberapat rapat (tingkat kepadatan) dari sebuah lagu ketika dimainkan. Parameter ketiga adalah koefesien spiral. Hokky mengurutkan nada-nada dari lebih rendah ke lebih tinggi. Data ini lalu menunjukkan tinggi rendahnya eksplorasi nada-nada dari sebuah lagu. Koefisien spiral sendiri adalah nilai yang menggambarkan sejauh mana simpangan nada-nada dalam efek spiral terjadi. Adapun parameter ini mencerminkan dinamika nada pada sebuah lagu.

Parameter keempat dan kelima adalah entropi dan negentropi. Entropi adalah parameter menghitung tingkat ketidakteraturan sistem. Semakin teratur sebuah sistem, kian kecil nilai entropinya. Demikian pula sebaliknya. Ia diukur melalui variasi nada dan durasi pada lagu. Semakin tinggi lompatan-lompatan dari kuantitas tinggi variasi nada, dan durasi nada yang digunakan, maka kian besar pula entropinya.

Lawan dari entropi adalah negentropi. Ia mengukur tingkat keteraturan atau organisasi struktural lagu. Semakin besar nilai negentropi sebuah sistem, maka kian besar pula tingkat keteraturan di dalam sistem itu. Sampai di situ, Hokky lalu mengolah semua data pita meme itu menjadi menjadi matriks jarak antar artefak lagu tradisional. Jarak ini yang kemudian ditransformasikan ke pohon filomemetika motif lagu tradisional Indonesia.

Hokky akhirnya meletakkan hasilnya pada sebuah gambar lingkaran yang merujuk pada pengelompokan lagu. Lagu dari daerah sama cenderung berkumpul dalam satu kelompok. Hasilnya memang mencengangkan. “Saya stres,” ujar Hokky. Soalnya dia tak menyangka lagu-lagu itu berkumpul seperti asalnya. Dia lalu mengisahkan bagaimana ada sejumlah lagu yang tidak diketahui asal usulnya. Tanpa perlu mendengarkan lagu itu, data nada dan durasinya dimasukkan ke aplikasi komputer.  “Secara probabilistik dapat diketahui dari daerah mana lagu itu berasal,” ujarnya.

Dengan teknik penelitian itu, akhirnya Hokky bisa melacak daerah asal-usul lagu Rasa Sayange. Lagu itu, dalam peta yang disebutnya “phylomemetic” berada di kelompok lagu yang berasal dari Kepulauan Maluku.

“Ia berada sangat jauh dari kelompok lagu dari Provinsi Riau, yang memiliki karakteristik sangat dekat dengan Malaysia. Analisis ini menunjukkan sangat kecil peluang, atau mendekati mustahil, lagu itu berasal dari Malaysia,” kata Hokky.

Gerakan mendata

Teknik analisis lagu itu telah pula diterapkan ke ratusan lagu daerah. “Sudah ada sekitar 500 lagu berhasil terkumpul dari seluruh Nusantara,” kata Hokky. Tetapi jumlah ini masih relatif sedikit, karena ada ribuan lagu tradisional di seluruh penjuru Indonesia.

“Penelitian ini juga bisa dilakukan kalau kita punya data banyak lagu-lagu tradisional di Indonesia,” kata Hokky. Ketika data itu ada dan bisa diakses publik, banyak hal berguna bisa dilakukan. “Misalnya menambah wawasan kita akan pola, mempelajari keanekaragaman budaya di Indonesia, dan lain-lain,” ujarnya.

Untuk itu, Hokky mengajak warga Indonesia agar mendukung Gerakan Sejuta Data Budaya. Caranya turut mengirimkan data kebudayaan tradisional Indonesia ke situs www.budaya-indonesia.org.

Gerakan ini, kata Hokky, tak hanya mendata lagu tradisional, tetapi juga elemen motif kain, arsitektur, tarian, ornemen, pengobatan, naskah kuno, dan lain sebagainya. Upaya ini penting, agar menghindari klaim, dari pihak tidak bertanggungjawab di masa depan.

Setidaknya, dalam soal lagu tradisonal, pendekatan teori fisika Hokky dan kawan-kawan bisa menggoyang klaim Malaysia. Rasa Sayange, apa boleh buat, ternyata truly Indonesia. |viva|

Share

Tags:

Readers Comments (0)




*
 

INTERNASIONAL

FOTO : Ilustrasi Pemuda Palestina

Dua Pemuda Palestina Ditembak Tentara Israel

Dua pemuda Palestina yang masuk ke Israel melalui Jalur Gaza tewas ditembak oleh tentara Israel, pada hari Minggu ...
FOTO: Seorang anak perempuan Palestina menghadang tentara Israel.

Hikmanto : Soal Yerusalem Bukan Soal Agama, Melainkan Bentuk Penjajahan

Masyarakat di Tanah Air dihimbau tetap dapat menjaga perdamaian serta tidak mudah terprovokasi melakukan kekerasan terkait kriris Yerusalem, ...
indonesia_yordania

Indonesia Mesti Menengok Yordania

Andy Rachmianto beruntung mendapat mandat dari negara menjadi wakil dan wajah Indonesia di Yordania, sebagai duta besar Republik ...

FOKUS

Pendiri Majalah Playboy, Hugh Hefner

Hugh Hefner Melegenda dengan ‘Majalah Playboy’

Pria kelahiran 9 April 1926 ini melegenda sebagai pelopor majalah pria dewasa Playboy yang didirikannya. Ya, dia adalah Hugh Hefner. Disaat ...
Kawsan wisata Danau Toba menjadi salah satu objek wisata andalan Sumatera Utara. Foto : James P Pardede

Hari Jadi ke-67 Pemprovsu : Komitmen dan Kebersamaan Kata Kunci Membangun Sektor Pariwisata yang Berdaya Saing di Kawasan ASEAN

Tahun ini (2015), Provinsi Sumatera Utara genap berusia 67 tahun. Di usianya yang sudah sangat matang itu ada ...
kritik_heru

Kritik.

Dan anda yang pro terhadap pemerintahan, tak seharusnya juga menganggapnya sebagai pembenci. Karena kritikan adalah bumbu sedap yang ...

INTERVIEW

Mochammad Zainul Muttaqien

Redam Konflik SARA dengan Silaturahmi.

Badan Pemeliharaan Keamanan (Baharkam) Polisi Republik Indonesia (Polri) sebagai lembaga pelaksana kebijakan Polri mengemban tugas dan peran sebagai ...
Supandi (ist.)

Hakim Agung Supandi: Eksekusi Susno, MA Dijadikan Keranjang Sampah

Jakarta - Kasus eksekusi Suno Duadji bak sinetron. Setelah melalui perdebatan pepesan kosong, Susno akhirnya menyerahkan diri ke Lapas ...
dok detikcom

Adrianus Meliala Soal Susno: Orang yang Sengaja Melindungi, Bodoh

Jakarta - Hingga kini, terpidana dugaan kasus korupsi pengamanan pilkada Jawa Barat 2008 dan korupsi penanganan perkara PT Salmah ...

HEALTHY

FOTO: Nyamuk Malaria (ist)

25 Juta Warga Afrika Terancam Malaria

Jumlah warga Afrika terancam malaria meningkat dua kali lipat menjadi 25 juta orang pada 2080 akibat perubahan iklim, ...
obat/ilustrasi

Memperkuat Sinergi dan Sistem Pengawasan BPOM di Era MEA

Sosialisasi tentang Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) sampai hari ini masih terus dilakukan agar tidak ada persepsi yang salah ...
Personel Satlantas Polresta Medan bagi-bagikan masker kepada penguna jalan di persimpangan Jalan Sudirman dan Slamet Riadi Medan, Kamis (9/10). Pembagian masker sebagai bentuk kepedulian Polresta mengantisipasi dampak debu vulkanik Gunung Sinabung. Foto : James P. Pardede

Polisi Bagi-bagi Masker Gratis di Medan

Dampak erupsi gunung Sinabung yang mengeluarkan debu vulkanik telah menyebar sampai ke Medan. Menyikapi hal ini, Satuan Lalulintas ...

TEKNOLOGI

FOTO: Google

Puluhan Ribu Staf Google Siap Buru Konten Ekstremis di Youtube

Google akan mengerahkan 10.000 staf untuk memburu konten ekstremis di platform YouTube mereka menyusul kritik baru-baru ini menurut ...
Logo aplikasi WhatsApp

Konten Pornografi Muncul, Kominfo Tidak Blokir “WhatsApp”

Pasca ramai munculnya konten bernuansa pornografi dalam format "graphics interchange format" atau GIF dalam aplikasi pesan "WhatsApp", pemerintah tetap ...
obat/ilustrasi

Memperkuat Sinergi dan Sistem Pengawasan BPOM di Era MEA

Sosialisasi tentang Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) sampai hari ini masih terus dilakukan agar tidak ada persepsi yang salah ...

KOMUNITAS

Olah raga bela diri Kendo.

Kendo, Menyerang tapi Beretika

KIAI!! begitu teriak dua pria yang saling menyerang dengan pedang kayu. Suasana pun berubah menjadi mendebarkan. Setiap kali menyerang, ...
Belajar Membatik

Peserta Didik Belajar Membatik

BELAJAR MEMBATIK-Peserta didik Nanyang Zhi Hui School Medan memberikan pelajaran tambahan (ekstrakurikuler) jurnalistik, video, menggambar, catur, futsal, dance, ...
Belajar Membatik

Peserta Didik Belajar Membatik

BELAJAR MEMBATIK-Peserta didik Nanyang Zhi Hui School Medan memberikan pelajaran tambahan (ekstrakurikuler) jurnalistik, video, menggambar, catur, futsal, dance, ...

AWARD

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Aditya Pradana Putra/Republika

Penghargaan Bagi SBY Apresiasi Dunia untuk Kerukunan Beragama

JAKARTA - Presiden SBY sangat menghargai perbedaan dan menghormati kehidupan antar beragama dan antar umat beragama. Karenanya, sangat ...
Kemlu

Kemlu Anugerahkan Penghargaan Adam Malik untuk Media

Jakarta - Media menjadi mitra  sangat penting dalam mendorong laju efektifitas pelaksanaan politik luar negeri dan diplomasi. Peran tersebut ...
Pada malam kunjungan ke AS untuk menerima kehormatan tertinggi Washington, Aung San Suu Kyi menghadapi tuduhan telah mengabaikan minoritas Muslim Myanmar Photo: AFP/The Age

Raih penghargaan dari Washington, Suu Kyi dikritik.

Pemimpin pro-demokrasi Myanmar Aung San Suu Kyi dijadwalkan akan menerima penghargaan Congressional Gold Medal, di Washington DC, pekan ...

TIPS

kerja1

Kiat Bugar Sepanjang Hari di Kantor

Yayasan Jantung Inggris (BHF) menyimpulkan pekerja modern punya efek yang merugikan terhadap kesehatan. Untuk ini, BHF memberikan tips ...
Nicholas Saputra/REUTERS

Tips Nyaman Berwisata Ala Nicholas Saputra

JAKARTA - Banyak hal yang perlu dipersiapkan sebelum berwisata, terutama jika anda ingin bepergian jauh ke luar negeri. ...
Bahasa Asing (ilustrasi)/LIBRARY ESCONDIDO

Tiga Jurus Bikin Belajar Bahasa Jadi Hobi Mengasyikkan

Tidak ada ilmu yang bisa masuk ke tulang sum-sum bila si pembelajar tidak menyukainya. Bagi yang sedang berusaha ...