Thursday, April 24th, 2014

Korpaskhasau TNI AU

Published on April 4, 2011     Penulis :   ·   No Comments

Karmaye Vadikarate Mafalesu Kadatjana“,¬†yang artinya bekerja tanpa menghitung untung dan rugi.

Korps Pasukan Khas TNI AU, disingkat Korpaskhasau, merupakan pasukan (khusus) yang dimiliki TNI AU. Sama seperti satuan lainnya di TNI AD dan TNI AL, Paskhas merupakan satuan tempur darat berkemampuan tiga matra: laut, darat, udara. Hanya saja dalam operasi, tugas dan tanggungjawab, Paskhas lebih ditujukan untuk merebut dan mempertahankan pangkalan udara dari serangan musuh, untuk selanjutnya menyiapkan bagi pendaratan pesawat teman.

Kemampuan satu ini disebut Operasi Pembentukan dan Pengoperasi Pangkalan Udara Depan (OP3UD). Sejarah Paskhas sebagai pasukan payung pertama hampir setua Republik Indonesia ini. Operasi penyusupan lewat udara oleh 14 paratroops pada 17 Oktober 1947 di Kotawaringin, Kalimantan, ditandai sebagai hari keramat kelahiran Paskhas. Di awal usia TNI AU (lahir 9 April 1946), pasukan payung ini disebut Pasukan Pertahanan Pangkalan (PPP). April 1952, kekuatan AURI diperkuat dengan dibentuk lagi Pasukan Gerak Tjepat (PGT). Hingga pada tahun tersebut, pasukan TNI AU terdiri dari PPP, PGT dan PSU (Penangkis Serangan Udara).

Lebih lanjut pada 15 Oktober 1962, dibetuk Komando Pertahanan Pangkalan Angkatan Udara (KOPPAU) yang membawahi resimen PPP dan PGT. Pergantian KOPPAU menjadi Kopasgat (Komando Pasukan Gerak Tjepat) disahkan pada 17 Mei 1966. Saat itu kekuatan Kopasgat mencapai tiga resimen (Bandung, Jakarta, Surabaya). Adapun perubahan menjadi Pusat Pasukan Khas disahkan pada 11 Maret 1985 sebelum akhirnya menjadi Korpaskhasau lewat Surat Keputusan Panglima ABRI tertanggal 7 Juli 1997. Paskhas saat ini berkekuatan 3.000 personel.

Terbatasnya dukungan dana dari pemerintah memang jadi kendala untuk memodernisasi Paskhas. Dari segi persenjataan saja, prajurit Paskhas hanya mengandalkan persenjataan macam senapan serbu SS-1 dan senapan mesin ringan Scorpion sebagai perlengkapan unit anti teroris Detasemen Bravo. Namun begitu, rencana mengembangkan Paskhas menjadi 10 Skadron dengan jumlah personel dua kali lipat dari sekarang, tetap menjadi ‘energi’ bagi Paskhas untuk terus membenahi diri.

Setidaknya sampai saat ini, pola penempatan Paskhas masih mengikuti pola penggelaran alutsista TNI AU, dalam hal ini pesawat terbang. Dengan kata lain, di mana ada skadron udara, di situ (idealnya) mesti ada skadron Paskhas sebagai unit pengamanan pangkalan.

Korps Pasukan Khas TNI AU, disingkat Korpaskhasau, merupakan pasukan (khusus) yang dimiliki TNI AU. Sama seperti satuan lainnya di TNI AD dan TNI AL, Paskhas merupakan satuan tempur darat berkemampuan tiga matra: laut, darat, udara. Hanya saja dalam operasi, tugas dan tanggungjawab, Paskhas lebih ditujukan untuk merebut dan mempertahankan pangkalan udara dari serangan musuh, untuk selanjutnya menyiapkan bagi pendaratan pesawat teman. Kemampuan satu ini disebut Operasi Pembentukan dan Pengoperasi Pangkalan Udara Depan (OP3UD).

Sejarah Paskhas sebagai pasukan payung pertama hampir setua Republik Indonesia ini. Operasi penyusupan lewat udara oleh 14 paratroops pada 17 Oktober 1947 di Kotawaringin, Kalimantan, ditandai sebagai hari keramat kelahiran Paskhas. Di awal usia TNI AU (lahir 9 April 1946), pasukan payung ini disebut Pasukan Pertahanan Pangkalan (PPP). April 1952, kekuatan AURI diperkuat dengan dibentuk lagi Pasukan Gerak Tjepat (PGT). Hingga pada tahun tersebut, pasukan TNI AU terdiri dari PPP, PGT dan PSU (Penangkis Serangan Udara). Lebih lanjut pada 15 Oktober 1962, dibetuk Komando Pertahanan Pangkalan Angkatan Udara (KOPPAU) yang membawahi resimen PPP dan PGT. Pergantian KOPPAU menjadi Kopasgat (Komando Pasukan Gerak Tjepat) disahkan pada 17 Mei 1966. Saat itu kekuatan Kopasgat mencapai tiga resimen (Bandung, Jakarta, Surabaya).

Adapun perubahan menjadi Pusat Pasukan Khas disahkan pada 11 Maret 1985 sebelum akhirnya menjadi Korpaskhasau lewat Surat Keputusan Panglima ABRI tertanggal 7 Juli 1997. Paskhas saat ini berkekuatan 3.000 personel. Terbatasnya dukungan dana dari pemerintah memang jadi kendala untuk memodernisasi Paskhas. Dari segi persenjataan saja, prajurit Paskhas hanya mengandalkan persenjataam macam senapan serbu SS-1 dan senapan mesin ringan Scorpion sebagai perlengkapan unit anti teroris Detasemen Bravo.

Namun begitu, rencana mengembangkan Paskhas menjadi 10 Skadron dengan jumlah personel dua kali lipat dari sekarang, tetap menjadi ‘energi’ bagi Paskhas untuk terus membenahi diri. Setidaknya sampai saat ini, pola penempatan Paskhas masih mengikuti pola penggelaran alutsista TNI AU, dalam hal ini pesawat terbang. Dengan kata lain, di mana ada skadron udara, di situ (idealnya) mesti ada skadron Paskhas sebagai unit pengamanan pangkalan.

Walau begitu Didalam Paskhas ada pasukan elit Bernama Detasemen Bravo 90 Detasemen Bravo 90 terbilang paling muda.

Baru dibentuk secara terbatas di lingkungan Korps Pasukan Khas AU pada 1990, Bravo berarti yang terbaik. Konsep pembentukannya merujuk kepada pemikiran Jenderal Guilio Douchet: Lebih mudah dan lebih efektif menghancurkan kekuatan udara lawan dengan cara menghancurkan pangkalan/instalasi serta alutsistanya di darat daripada harus bertempur di udara. Dari dasar ini, Bravo 90 diarahkan menjalankan tugas intelijen dalam rangka mendukung operasi udara, menetralisir semua potensi kekuatan udara lawan serta melaksanakan operasi-operasi khusus sesuai kebijakan Panglima TNI.

Saat dibentuk, Bravo diperkuat 34 prajurit 1 perwira, 3 bintara, 30 tamtama. Entah kenapa, sejak dibentuk hingga akhir 1990-an, hampir tak pernah terdengar nama Bravo. Dalam masa “vakum” itu, anggotanya dilebur ke dalam Satuan Demonstrasi dan Latihan Depodiklat Paskhas (Satdemolat). Baru pada 9 September 1999, dilaksanakan upacara pengukuhan Detasemen Bravo dengan penyerahan tongkat komando.

Prajurit Bravo diambil dari prajurit para-komando terbaik. Setiap angkatan direkrut 5-10 orang. Untuk mengasah kemampuan antiteror, latihan dilakukan di pusat latihan serbuan pesawat GMF Sat-81 Gultor, latihan infiltrasi laut dalam rangka penyerbuan pangkalan udara lepas pantai di pusat latihan Denjaka, latihan UDT (under water demolition) di sarana latihan Kopaska, serta latihan penjinakan bahan peledak di Pusdikzi Gegana, Polri. |indonesiakubesar.blogspot.com|

Share

Readers Comments (0)




INTERNASIONAL

FOTO: Jenis anjing "American Bulldog". (www.mvpk9radio.net)

PRT Indonesia Diserang “Anjing Bulldog” di Malaysia.

Seorang pembantu rumah tangga (PRT) warga Indonesia, Rukimah Juandi (51), yang bekerja di Kuala Lumpur, Malaysia diserang  dua ...
Pencarian Pesawat MH370 (REUTERS/Australian Defence Force/Handout via Reuters)

Pencarian Bawah Laut MH370 Telan Dana Rp2,6 Triliun

Pencairan bawah laut Malaysia Airlines MH370 bisa menelan dana seperempat miliar dolar AS jika swasta dilibatkan, kata seorang ...
FOTO: Keluarga penumpang pesawat Malaysia Airlines MH 370 (AFP)

Pesawat MH370 Ditemukan, Malaysia Dikecam.

PESAWAT Malaysia Airlines (MAS) MH 370 dipastikan jatuh di Samudra Hindia bagian selatan, di lepas pantai Perth, Australia. ...

FOKUS

FOTO: Dok/AFP via SHNews.co

Soeharto

Oleh: Fransisca R Susanti “Bila suatu waktu nanti tempat Anda kosong untuk diisi oleh orang lain, bisa saja terjadi, ...
Editor SWATT Online Heru Lianto

Memilih dan Tidak Memilih.

BESOK, warga negara Indonesia yang ingin mencoblos akan berbondong-bondong untuk pergi ke lokasi tempat pemungutan suara (TPS) di ...
FOTO: Penulis Heru Lianto

Jokowi, Prabowo, dan Rakyat Indonesia.

Yang terpenting siapa pun yang akan duduk sebagai R1 pada bulan Oktober 2014 nanti, dia harus peduli kepada ...

INTERVIEW

Supandi (ist.)

Hakim Agung Supandi: Eksekusi Susno, MA Dijadikan Keranjang Sampah

Jakarta - Kasus eksekusi Suno Duadji bak sinetron. Setelah melalui perdebatan pepesan kosong, Susno akhirnya menyerahkan diri ke Lapas ...
dok detikcom

Adrianus Meliala Soal Susno: Orang yang Sengaja Melindungi, Bodoh

Jakarta - Hingga kini, terpidana dugaan kasus korupsi pengamanan pilkada Jawa Barat 2008 dan korupsi penanganan perkara PT Salmah ...
Arief Hidayat (dok.detikcom)

Hakim Konstitusi Arief: Bayar di Bawah UMR, Pengusaha Tak Bisa Dipidana

Jakarta - Pekan lalu Mahkamah Agung (MA) menghukum pengusaha Surabaya selama 1 tahun penjara karena mengupah buruh di bawah UMR. Hakim ...

HEALTHY

FOTO: Anak perempuan di Jakarta. (Heru Lianto/SWATT-Online)

Peraturan Sunat Perempuan Dicabut Kementerian Kesehatan.

Kementerian Kesehatan pada 2013 telah mencabut Peraturan Menteri Kesehatan tahun 2010 yang mengatur tentang praktik sunat perempuan. Demikian pernyataan ...
FOTO: Ilustrasi Obat generik yang diprodukasi Indofarma. (TEMPO/Ayu Ambong)

Mencegah Flu Ternyata Tidak Cukup dengan Vitamin C

Studi terbaru menunjukkan bahwa mengkonsumsi vitamin C hanya sedikit membantu dalam menghadang flu. Cara paling ampuh ternyata dengan mencuci ...
Kota Medan akan menggusur perokok dengan Perda KTR (foto:Internet)

Kota Medan akan Menggusur Perokok dengan Perda KTR

Sampai hari ini, iklan rokok dan masyarakat yang merokok jumlahnya semakin bertambah. Di kota Medan, perokok masih bebas ...

TEKNOLOGI

Padi Gogo

UGM Kembangkan Agroforestri Libatkan Petani

Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada Yogyakarta mengembangkan agroforestri dengan mengajak petani menanam padi gogo di lahan hutan jati. "Hal ...
Farid Wajdi

Inalum Solusi Krisis Listrik di Sumatera Utara

Sumatera Utara (Sumut) sampai hari ini masih mengalami krisis listrik. Hal tersebut ditandai dengan masih adanya pemadaman listrik ...
WhatsApp

Whatsapp Resmi Dibeli Facebook Senilai Rp 188,4 Triliun

  Layanan perpesanan lintas-platform, WhatsApp, resmi dibeli raksasa jejaring sosial, Facebook. Keduanya akan melebur mulai akhir tahun ini.¬† Mark Zuckerberg ...

KOMUNITAS

Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk membangun potensi diri, seperti lewat olahraga atau kesenian. Foto : James P Pardede

POKI : Membangun Sportifitas Lewat Olahraga dan Kesenian

Untuk menggali potensi diri dan kemampuan generasi muda, dalam hal ini siswa-siswi sekolah menengah atas dan sekolah menengah ...
Rusmin Lawin bersama keluarga besar Persatuan Penyandang Cacat Indonesia Sumut di Medan.

Rusmin Lawin : Penyandang Cacat Hanya Ingin Diberi Akses

Dalam rangka merayakan tahun baru Imlek 2565, penasehat Persatuan Penyandang Cacat Indonesia (PPCI) Sumatera Utara Rusmin Lawin berkunjung ...
Love Indonesia

Tengok Festival Kuliner dan Budaya Betawi ala Kota ‘Durian’ di Cinnamon

Jakarta yang banyak dikenal sebagai kota 'durian' menawarkan citarasa kuliner yang eksotis dari setiap makanan tradisonalnya, terutama khas ...

AWARD

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Aditya Pradana Putra/Republika

Penghargaan Bagi SBY Apresiasi Dunia untuk Kerukunan Beragama

JAKARTA - Presiden SBY sangat menghargai perbedaan dan menghormati kehidupan antar beragama dan antar umat beragama. Karenanya, sangat ...
Kemlu

Kemlu Anugerahkan Penghargaan Adam Malik untuk Media

Jakarta - Media menjadi mitra  sangat penting dalam mendorong laju efektifitas pelaksanaan politik luar negeri dan diplomasi. Peran tersebut ...
Pada malam kunjungan ke AS untuk menerima kehormatan tertinggi Washington, Aung San Suu Kyi menghadapi tuduhan telah mengabaikan minoritas Muslim Myanmar Photo: AFP/The Age

Raih penghargaan dari Washington, Suu Kyi dikritik.

Pemimpin pro-demokrasi Myanmar Aung San Suu Kyi dijadwalkan akan menerima penghargaan Congressional Gold Medal, di Washington DC, pekan ...

TIPS

kerja1

Kiat Bugar Sepanjang Hari di Kantor

Yayasan Jantung Inggris (BHF) menyimpulkan pekerja modern punya efek yang merugikan terhadap kesehatan. Untuk ini, BHF memberikan tips ...
Nicholas Saputra/REUTERS

Tips Nyaman Berwisata Ala Nicholas Saputra

JAKARTA - Banyak hal yang perlu dipersiapkan sebelum berwisata, terutama jika anda ingin bepergian jauh ke luar negeri. ...
Bahasa Asing (ilustrasi)/LIBRARY ESCONDIDO

Tiga Jurus Bikin Belajar Bahasa Jadi Hobi Mengasyikkan

Tidak ada ilmu yang bisa masuk ke tulang sum-sum bila si pembelajar tidak menyukainya. Bagi yang sedang berusaha ...