Tuesday, September 17th, 2019

Presiden ICC: ICC Badan Yudisial 100 Persen, Bukan Badan Politik

Published on March 14, 2013     Penulis :   ·   No Comments
Sang-Hyun saat diwawancara (Foto: Arifin/detikcom)

Sang-Hyun saat diwawancara (Foto: Arifin/detikcom)

Jakarta - Presiden International Criminal Court (Mahkamah Pidana Internasional) Sang-Hyun Song meluruskan berbagai kesalahpahaman terhadap lembaga yang dipimpinnya. Sang-Hyun menegaskan ICC adalah badan yudisial, bukan badan politik. Dia memastikan tidak ada politisasi di badan independen ini.

Penegasan Sang-Hyun ini disampaikan saat memberikan kesempatan kepada redaksi untuk melakukan wawancara khusus di sebuah ruangan di lantai 15 markas ICC, Jl Maanweg 174, Den Haag, Rabu (6/3/2013). redaksi mewawancarai Sang-Hyun, setelah pria berkacamata dan berpostur tinggi ini menerima Wamenkum HAM Denny Indrayana dan delegasi Indonesia.

Saat wawancara, Sang-Hyun – yang berasal dari Korea Selatan – didampingi Matias Kellman, konsultan eksternal ICC. Wawancara berlangsung sekitar 20 menit karena Sang-Hyun memiliki banyak agenda.

Ketika bertemu delegasi Indonesia, Sang-Hyun sudah menjelaskan lebih jauh mengenai ICC, termasuk meminta agar Indonesia segera meratifikasi Statuta Roma yang menjadi dasar ICC. Sang-Hyun meminta Indonesia tidak perlu khawatir dengan kejahatan kelam yang terjadi masa lalu. Menurut dia, ICC memiliki prosedur yang ketat bagaimana membawa kasus kejahatan yang menjadi fokus masyarakat internasional.

Saat ditemui redaksi, Sang-Hyun menyinggung hal ini kembali. Namun, Sang-Hyun memilih berkomentar hati-hati ketika disinggung mengenai kasus-kasus lama di Indonesia, seperti kasus penghilangan paksa 1998 dan kasus yang terjadi di Papua. Namun dia memastikan tidak ada politisasi maupun intervensi apa pun, termasuk dari Dewan Keamanan PBB, terkait hasil persidangan di ICC.

Berikut tanya jawab Sang-Hyun dengan redaksi selengkapnya:

Satu satu aspek yang mungkin membuat pemerintah Indonesia hingga saat ini melakukan ratifikasi adalah adanya kemungkinan politisasi badan ini oleh organ lain, seperti intervensi Dewan Keamanan dengan merekomendasi kasus-kasus tertentu untuk ditangani oleh Pengadilan. Salah satu isu yang penting adalah seperti kemungkinan ekspos terhadap kasus Papua melalui mekanisme ini. Bagaimana menurut Anda?

Saya tidak melihat bahaya ini. Ini tentu pandangan pribadi saya. Pada akhirnya ICC adalah badan yudisial. Kami di ICC harus tetap menjadi badan yudisial seratus persen dan bukan politik. Ketika institusi ini jadi institusi politik, kami akan mati, dan pada saat itu tidak ada alasan yang masuk akal bagi pengadilan (ICC) untuk tetap berdiri. Badan ini harus tetap menjadi badan yudisial dengan independensi yudisial yang maksimal dan dengan integritas yudisial yang maksimal. Tidak ada politik di sini. Dewan keamanan adalah badan politik, semua yang mereka diskusikan bersifat politik dan adalah perdebatan politik. Namun saya ingin menegaskan garis batasnya. Saya sudah sangat keras mempertahankan batas ini, kami juga sangat sadar akan bahaya dari pengaruh/intervensi politik ini. Secara konkrit, bahkan bila Dewan keamanan merujuk suatu situasi kepada ICC, jaksa-jaksa penuntut dapat setiap saat menolaknya.

Menurut Anda, adakah kemungkinan pengadilan dapat memiliki kewenangan mengadili kasus-kasus yang terkait dengan penghilangan paksa di Indonesia, seperti kasus 1998. Sebab berdasar beberapa rujukan dalam instrumen PBB lainnya, terdapat klausul yang mengatur bahwa kejahatan seperti penghilangan paksa merupakan kejahatan yang tidak memiliki kedaluwarsa dalam proses penuntutan hukumnya? Jadi apakah dengan menjadi negara pihak dari ICC, Indonesia dapat membawa kasus-kasus tersebut ke ICC?

Ini merupakan pertanyaan yang bersifat teknis hukum. Sebagai seorang hakim, meskipun saya juga adalah Presiden ICC, dan saya sebaiknya menarik diri untuk menyatakan pandangan saya atas pertanyaan-pertanyaan hukum yang sangat teknis seperti ini. Sebab, suatu saat pertanyaan-pertanyaan tersebut bisa saja diajukan kepada saya. Anda tahu saya adalah Presiden ICC, tapi pada saat yang sama adalah hakim di tingkat banding, pengadilan tingkat tertinggi yang ada. Kalau saya menjawab saat ini, bagaimana jika kemudian kasus tersebut suatu saat akan benar-benar dibawa dalam pengadilan saya.

(Jawaban lebih tegas disampaikan Matias Kellman yang mendamping Sang-Hyun: seperti Presiden ICC sudah katakan pengadilan ICC hanya punya yurisdiksi terhadap pengadilan, dari waktu di mana suatu negara menjadi pihak dari konvensi tersebut. Jadi bila ada suatu kejahatan kemanusiaan terjadi sebelum suatu negara sebelum negara tersebut menjadi pihak dari ICC, memang kejahatan tersebut dapat dipidana, tapi bukan di ICC.)

Bagaimana terkait dengan fakta bahwa negara-negara Asia Pasific masih kurang terepresentasikan dalam ICC padahal region ini memiliki penduduk yang sangat banyak? 

Sebagai presiden pertama dari ICC, sejak awal saya menaruh perhatian pada ratifikasi dari negara-negara di region saya sendiri. Sejak saya jadi presiden, ada 14 negara dari Asia Pasifik. �Dalam banyak hal, faktor utama di balik rendahnya representasi dari region ini adalah kurangnya kesadaran mengenai ICC dan tentunya salah pengertian. Dalam kasus-kasus tertentu, terkait hambatan bahasa. Saya sendiri sudah mempromosikan dengan keras agar lebih banyak negara bergabung dengan ICC. Saat ini, kita melihat beberapa negara telah bergabung, seperti Filipina, Bangladesh, Maldives, Vanuatu. Saya berharap Malaysia akan segera bergabung dengan kami. Indonesia tentu akan menjadi tambahan penting untuk keluarga besar ICC yang memiliki komitmen akan perdamaian,keamanan dan hak asasi manusia (HAM). Dalam hal Malaysia, berdasarkan sistem politik mereka, mereka tidak perlu menyerahkan draft RUU kepada parlemen untuk melakukan ratifikasi. Bila kabinet sudah menyetujui, hal itu merupakan proses akhir dari proses ratifikasi. Karena itu, terkait Malaysia, mereka telah menyelesaikan proses politik dit ingkat domestik untuk ratifikasi, yang belum dilakukan adalah teknis penyerahan deposit ratifikasi tersebut ke PBB.

Apakah banyaknya kasus yang berasal dari Afrika yang ditangani pengadilan terkait dengan representasi yang rendah dalam komposisi keanggotaan dari negara-negara di Asia Pasifik?

Tidak, tidak selalu. Benar bahwa terdapat lebih banyak orang yang mewakili Afrika, dibanding mereka yang berasal dari Asia di pengadilan. Jumlah staf dari Asia Pasifik sangat kecil. Kami memiliki target internal mengenai jumlah, tapi tidak berhasil memenuhinya, karena beberapa kemungkinan, seperti hambatan bahasa, ataupun alasan-alasan perbedaan budaya. Saya pribadi mengalami kesulitan merekrut orang-orang berprofesi hukum dari Asia. Sebenarnya bahkan Anda tidak perlu jadi pengacara untuk bekerja di institusi ini, misalnya anda seorang ahli IT, anda memiliki tempat bekerja di sini. Tapi hanya sangat sedikit yang melamar. Saya rasa ini terkait dengan kurangnya kesadaran di masyarakat dan di negara mereka.

Amerika hingga sekarang tidak ikut meratifikasi ICC. Komentar Anda? 

Sebenarnya saat ini ICC dan pemerintah Amerika juga cukup dekat, bekerja sama dalam hal-hal yang menjadi perhatian bersama. Bagaimana pun bila ingin Amerika meratifikasi, apa artinya ini dalam politik domestiknya. Ini artinya harus meyakinkan setidaknya 2/3 anggota senat ( yang terdiri dari 100 senator) untuk setuju dengan Anda. Untuk saat ini tentu hal ini bukan sesuatu yang mudah dalam realitas politik Amerika saat ini. Pemerintah Obama sekarang dijerat oleh berbagai persoalan penting seperti bujet dan lainnya, sehingga ratifikasi ICC kehilangan momentum dan prioritasnya. Namun masyarakat sipil di sana melakukan berbagai kegiatan terkait ICC karena melihat hal ini terkait juga dengan kurangnya kesadaran dari masyarakat Amerika sendiri. |dtc|

Share

Tags: , , ,

Readers Comments (0)




*
 

INTERNASIONAL

FOTO: Psukan Militer Israel (www.pri.org)

Militer Israel Gempur Pasukan Iran di Suriah

Paukan Militer Israel (IDF) mengatakan mereka mulai melancarkan serangan terhadap pasukan Iran di Suriah. IDF mengatakan target operasi ini ...
FOTO : Ilustrasi Pemuda Palestina

Dua Pemuda Palestina Ditembak Tentara Israel

Dua pemuda Palestina yang masuk ke Israel melalui Jalur Gaza tewas ditembak oleh tentara Israel, pada hari Minggu ...
FOTO: Seorang anak perempuan Palestina menghadang tentara Israel.

Hikmanto : Soal Yerusalem Bukan Soal Agama, Melainkan Bentuk Penjajahan

Masyarakat di Tanah Air dihimbau tetap dapat menjaga perdamaian serta tidak mudah terprovokasi melakukan kekerasan terkait kriris Yerusalem, ...

FOKUS

Pendiri Majalah Playboy, Hugh Hefner

Hugh Hefner Melegenda dengan ‘Majalah Playboy’

Pria kelahiran 9 April 1926 ini melegenda sebagai pelopor majalah pria dewasa Playboy yang didirikannya. Ya, dia adalah Hugh Hefner. Disaat ...
Kawsan wisata Danau Toba menjadi salah satu objek wisata andalan Sumatera Utara. Foto : James P Pardede

Hari Jadi ke-67 Pemprovsu : Komitmen dan Kebersamaan Kata Kunci Membangun Sektor Pariwisata yang Berdaya Saing di Kawasan ASEAN

Tahun ini (2015), Provinsi Sumatera Utara genap berusia 67 tahun. Di usianya yang sudah sangat matang itu ada ...
kritik_heru

Kritik.

Dan anda yang pro terhadap pemerintahan, tak seharusnya juga menganggapnya sebagai pembenci. Karena kritikan adalah bumbu sedap yang ...

INTERVIEW

Mochammad Zainul Muttaqien

Redam Konflik SARA dengan Silaturahmi.

Badan Pemeliharaan Keamanan (Baharkam) Polisi Republik Indonesia (Polri) sebagai lembaga pelaksana kebijakan Polri mengemban tugas dan peran sebagai ...
Supandi (ist.)

Hakim Agung Supandi: Eksekusi Susno, MA Dijadikan Keranjang Sampah

Jakarta - Kasus eksekusi Suno Duadji bak sinetron. Setelah melalui perdebatan pepesan kosong, Susno akhirnya menyerahkan diri ke Lapas ...
dok detikcom

Adrianus Meliala Soal Susno: Orang yang Sengaja Melindungi, Bodoh

Jakarta - Hingga kini, terpidana dugaan kasus korupsi pengamanan pilkada Jawa Barat 2008 dan korupsi penanganan perkara PT Salmah ...

HEALTHY

FOTO: Nyamuk Malaria (ist)

25 Juta Warga Afrika Terancam Malaria

Jumlah warga Afrika terancam malaria meningkat dua kali lipat menjadi 25 juta orang pada 2080 akibat perubahan iklim, ...
obat/ilustrasi

Memperkuat Sinergi dan Sistem Pengawasan BPOM di Era MEA

Sosialisasi tentang Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) sampai hari ini masih terus dilakukan agar tidak ada persepsi yang salah ...
Personel Satlantas Polresta Medan bagi-bagikan masker kepada penguna jalan di persimpangan Jalan Sudirman dan Slamet Riadi Medan, Kamis (9/10). Pembagian masker sebagai bentuk kepedulian Polresta mengantisipasi dampak debu vulkanik Gunung Sinabung. Foto : James P. Pardede

Polisi Bagi-bagi Masker Gratis di Medan

Dampak erupsi gunung Sinabung yang mengeluarkan debu vulkanik telah menyebar sampai ke Medan. Menyikapi hal ini, Satuan Lalulintas ...

TEKNOLOGI

FOTO: Google

Puluhan Ribu Staf Google Siap Buru Konten Ekstremis di Youtube

Google akan mengerahkan 10.000 staf untuk memburu konten ekstremis di platform YouTube mereka menyusul kritik baru-baru ini menurut ...
Logo aplikasi WhatsApp

Konten Pornografi Muncul, Kominfo Tidak Blokir “WhatsApp”

Pasca ramai munculnya konten bernuansa pornografi dalam format "graphics interchange format" atau GIF dalam aplikasi pesan "WhatsApp", pemerintah tetap ...
obat/ilustrasi

Memperkuat Sinergi dan Sistem Pengawasan BPOM di Era MEA

Sosialisasi tentang Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) sampai hari ini masih terus dilakukan agar tidak ada persepsi yang salah ...

KOMUNITAS

Olah raga bela diri Kendo.

Kendo, Menyerang tapi Beretika

KIAI!! begitu teriak dua pria yang saling menyerang dengan pedang kayu. Suasana pun berubah menjadi mendebarkan. Setiap kali menyerang, ...
Belajar Membatik

Peserta Didik Belajar Membatik

BELAJAR MEMBATIK-Peserta didik Nanyang Zhi Hui School Medan memberikan pelajaran tambahan (ekstrakurikuler) jurnalistik, video, menggambar, catur, futsal, dance, ...
Belajar Membatik

Peserta Didik Belajar Membatik

BELAJAR MEMBATIK-Peserta didik Nanyang Zhi Hui School Medan memberikan pelajaran tambahan (ekstrakurikuler) jurnalistik, video, menggambar, catur, futsal, dance, ...

AWARD

FOTO: pelantikan pengurus IKAUMI se Jabodetabek, di Citeureup - Bogor. (SWATT Online/doc)

Masrurah Mohktar kukuhkan pengurus IKAUMI se-Jabodetabek.

Pusat pendidikan dan pelatihan (Pusdiklat) PT Security Phisik Dinamika (SPD) menjadi saksi sejarah pelantikan pengurus Ikatan Alumni Universitas ...
FOTO: Muhajir/SWATT Online

Lagi, Dirut SPD Group raih Award 2012

Direktur utama PT Security Phisik Dinamika (SPD Group) Panglima Ali kembali ditetapkan sebagai peraih penghargaan The Inspiring Leader ...
Direktur utama SPD, Panglima Ali menerima penganugerahan penghargaan "Top 25 The Excellent Performance & Education Award 2012", dari Kementerian Koperasi dan UKM di Hotel Le Meriedien, Jumat

Direktur utama SPD Group raih “Top Profider Security Service”

Direktur utama PT Security Phisik Dinamika (SPD Group) Panglima Ali mendapatkan penganugerahan penghargaan dari  Kementerian Koperasi dan UKM, ...

TIPS

kerja1

Kiat Bugar Sepanjang Hari di Kantor

Yayasan Jantung Inggris (BHF) menyimpulkan pekerja modern punya efek yang merugikan terhadap kesehatan. Untuk ini, BHF memberikan tips ...
Nicholas Saputra/REUTERS

Tips Nyaman Berwisata Ala Nicholas Saputra

JAKARTA - Banyak hal yang perlu dipersiapkan sebelum berwisata, terutama jika anda ingin bepergian jauh ke luar negeri. ...
Bahasa Asing (ilustrasi)/LIBRARY ESCONDIDO

Tiga Jurus Bikin Belajar Bahasa Jadi Hobi Mengasyikkan

Tidak ada ilmu yang bisa masuk ke tulang sum-sum bila si pembelajar tidak menyukainya. Bagi yang sedang berusaha ...