Tuesday, October 24th, 2017

Sekolah Pilot Ratusan Juta, Setelah Lulus Jadi Pengangguran

Published on September 28, 2017     Penulis :   ·   No Comments
FOTO: Pilot/islustrasi (NASA)

FOTO: Pilot/islustrasi (NASA)

Empat tahun lalu Tomi memutuskan ikut seleksi di Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) Curug, Tangerang. Saat itu, kata Tomi, pemerintah lewat kementerian perhubungan melontarkan bahwa Indonesia kekurangan pilot, yang jumlahnya mencapai ratusan per tahun. Kabar itu pula yang membuat Tomi yakin untuk melanjutkan cita-citanya menjadi seorang penerbang dengan mengikuti seleksi sebagai taruna di STPI.

Terlahir dari keluarga ekonomi menengah ke bawah tak menyurutkannya menggapai impian sebagai penerbang. Ia menyingkirkan ratusan pelamar lain. Pada 2016, ia lulus sekolah penerbangan sesudah menempuh pendidikan diploma dua selama tiga tahun.

Masalahnya, apa yang didengar Tomi empat tahun lalu kini telah berubah. Situasinya berbanding terbalik: Indonesia kelebihan pilot pemula atau dikenal penerbang ab initio. Imbasnya, Tomi bernasib sama dengan para lulusan sekolah pilot lain: menjadi pengangguran.

Anak muda kelahiran Sawahlunto, Sumatera Barat, ini sudah lima kali mengirim lamaran pada tahun ini. Tetapi hanya satu perusahaan yang memanggil, dan ia gagal seleksi.

“Sudah setahun saya menganggur,” ujar Tomi melalui telepon, medio September lalu.

Ijazahnya sebagai seorang penerbang tak akan mungkin bisa dipakai buat melamar pekerjaan lain kecuali di maskapai atau pegawai negeri di Direktorat Jenderal Perhubungan Udara. Karena enggan membebani orangtua, sembari menunggu informasi lowongan sebagai pilot, Tomi berusaha mencari pendapatan lain. Ia kini menyewa sebuah toko.

“Sudah dua bulan saya buka toko Aquascape,” kata Tomi, kini 24 tahun.

Dipandang dari segi pendidikannya, hal itu terdengar kontras dan ironis. Bukannya menerbangkan pesawat, Tomi justru merawat ekosistem bawah air dalam sebuah akuarium sebagai bisnis peruntungannya.

Namun, apa yang dialami Tomi juga terjadi pada banyak lulusan penerbang yang lain. Sebut saja Ros, yang pernah merasakan delapan bulan menjadi pengangguran. Saat saya bertemu dengannya pada medio September lalu, anak muda lulusan sekolah penerbangan swasta ini belum sebulan bekerja sebagai pilot pemula di sebuah maskapai swasta yang berkantor pusat di Jakarta.

Menurut Ros, sulit mencari kerja sebagai pilot memang sudah berjalan tiga tahun belakangan. Tepatnya saat gembar-gembor “Indonesia kekurangan pilot” berbarengan dengan tiga maskapai penerbangan gulung tikar: Adam Air, Batavia Air, dan Merpati Nusantara Airlines.

Imbasnya, pilot-pilot yang tadinya bekerja di tiga maskapai itu mencari peruntungan di maskapai lain. Di sisi lain, menurut Ros, Kementerian Perhubungan membuka keran perizinan baru bagi sekolah pilot swasta. Alhasil Indonesia justru kelebihan pilot. Pasar tenaga kerja spesialis ini menyingkirkan para lulusan penerbang pemula.

“Sudah salah prediksi, eh banyak sekolah penerbangan bermunculan,” ujar Ros, yang menyebut kelebihan pilot pemula ini mencapai angka “ribuan”.

Saban membuka lowongan pekerjaan, menurut Ros, maskapai penerbangan paling banter butuh sepuluh orang.

“Kalau dulu maskapai yang mencari pilot sampai ke sekolah-sekolah, kini pilot-pilot yang mencari maskapai,” katanya, lagi.

Hal terberat lain—dan berdampak psikologis pada keluarga yang menyekolahkan anaknya menjadi penerbang—adalah biayanya yang amat mahal, antara Rp500 juta hingga Rp1 miliar.

Ros, misalnya, telah menghabiskan sekitar Rp1 miliar selama menempuh pendidikan penerbangan. Bandingkan dengan gajinya sekarang: hanya Rp7 juta. Upah ini mau tak mau harus ia ambil lantaran ia juga mesti menambah jam terbang. Jika tidak, Ros bisa jadi akan menganggur selamanya, termakan umur, dan kalah bersaing dengan lulusan pilot lain.

Tata Kelola Keliru di Kementerian Perhubungan

Ada banyak faktor yang bikin persoalan banyak pilot menganggur. Namun, faktor dominan mesti dibebankan pada Kementerian Perhubungan.

Sejak pemerintah membuka keran sekolah penerbangan baru, jumlah lulusan pilot pemula terus naik, yang tak diimbangi informasi kebutuhan pilot dari industri penerbangan dalam negeri. Imbasnya, banyak orang berlomba-lomba menjadi pilot karena tak mengetahui berapa jumlah pilot yang dibutuhkan untuk industri penerbangan.

Kapten Bambang Adisurya Angkasa, Ketua Ikatan Pilot Indonesia, mengatakan pemerintah “belum sepenuhnya” membuat proteksi agar kebutuhan dan ketersediaan pilot di Indonesia seimbang. Ia menilai, di tengah isu “ribuan” lulusan sekolah pilot menjadi pengangguran, pemerintah justru terus mengeluarkan lisensi pilot yang jumlahnya bertambah setiap tahun.

“Seharusnya jumlah kebutuhan dan ketersediaan bisa diatur,” ujar Bambang melalui pesan elektronik, beberapa waktu lalu.

Berdasarkan data Kementerian Perhubungan, sejak 2012 hingga 2016, jumlah lisensi pilot terus melonjak. Pada 2012-2013, Kementerian hanya mengeluarkan 624 lisensi pilot, dan 733 lisensi pada 2014.

Tapi, seiring Kementerian Perhubungan memberikan izin baru sekolah pilot, jumlahnya membengkak sampai 1.809 lisensi pada 2015-2016.

Para pilot mendapatkan lisensi menerbangkan pesawat usai melampaui sejumlah persyaratan, termasuk ujian flight check yang langsung di bawah pilot penguji dari Kementerian Perhubungan. Saat menjalani sekolah penerbangan, materi pendidikan yang mereka dapatkan pun disesuaikan dengan materi yang ditetapkan oleh Kementerian Perhubungan.

Meski ada yang keliru dari Kementerian Perhubungan mengelola pendidikan pilot, Budi Karya Sumadi, Menteri Perhubungan saat ini, justru menuduh banyak penganggur dari lulusan sekolah penerbangan karena “kurang kompetensi.” Ia menilai sekolah-sekolah penerbangan swasta—yang izinnya dikeluarkan oleh Kementerian Perhubungan—menjadi muara masalahnya, dengan mencari keuntungan semata.

“Jadi sekolah-sekolah ini, saya harus katakan, berorientasi pada uang sehingga lulusan-lulusan itu tidak kompeten,” ujar Budi kepada reporter Tirto di rumah dinasnya, dua pekan lalu.

Karena itulah, ia bilang, Kementerian Perhubungan berencana melakukan moratorium penerimaan siswa penerbang .

 

sumber : tirto.co.id

Share

Tags: ,

Readers Comments (0)




*
 

INTERNASIONAL

Presiden Filipina Rodrigo Duterte

Tolak Reklamasi Asal Cina, Presiden Filipina : Pergi atau Saya Tembak!

Hubungan antara Filipina dengan China tak kunjung membaik. Beberapa waktu lalu, Presiden Filipina Rodrigo Duterte bahkan mengancam akan ...
FOTO : Semut Pohon (ilustrasi)

Seorang Pria Gugat Pembunuh Semut

Seorang pria Arab Saudi mengajukan tuntutan hukum terhadap pria yang membunuh semut delapan tahun lalu. Dan pengadilan menerima ...
FOTO: Petugas pemadam kebakaran tengah memadamkan api di bangunan masjid di Orebro, 160 kilometer di sebelah barat Ibu Kota Swedia, Stockholm.

ISESCO Kutuk Pembakaran Masjid di Swedia

Organisasi Pendidikan, Sains dan Kebudayaan Islam (ISESCO) pada Selasa (26/9) dengan keras mengecam dugaan serangan pembakaran terhadap satu ...

FOKUS

Pendiri Majalah Playboy, Hugh Hefner

Hugh Hefner Melegenda dengan ‘Majalah Playboy’

Pria kelahiran 9 April 1926 ini melegenda sebagai pelopor majalah pria dewasa Playboy yang didirikannya. Ya, dia adalah Hugh Hefner. Disaat ...
Kawsan wisata Danau Toba menjadi salah satu objek wisata andalan Sumatera Utara. Foto : James P Pardede

Hari Jadi ke-67 Pemprovsu : Komitmen dan Kebersamaan Kata Kunci Membangun Sektor Pariwisata yang Berdaya Saing di Kawasan ASEAN

Tahun ini (2015), Provinsi Sumatera Utara genap berusia 67 tahun. Di usianya yang sudah sangat matang itu ada ...
kritik_heru

Kritik.

Dan anda yang pro terhadap pemerintahan, tak seharusnya juga menganggapnya sebagai pembenci. Karena kritikan adalah bumbu sedap yang ...

INTERVIEW

Mochammad Zainul Muttaqien

Redam Konflik SARA dengan Silaturahmi.

Badan Pemeliharaan Keamanan (Baharkam) Polisi Republik Indonesia (Polri) sebagai lembaga pelaksana kebijakan Polri mengemban tugas dan peran sebagai ...
Supandi (ist.)

Hakim Agung Supandi: Eksekusi Susno, MA Dijadikan Keranjang Sampah

Jakarta - Kasus eksekusi Suno Duadji bak sinetron. Setelah melalui perdebatan pepesan kosong, Susno akhirnya menyerahkan diri ke Lapas ...
dok detikcom

Adrianus Meliala Soal Susno: Orang yang Sengaja Melindungi, Bodoh

Jakarta - Hingga kini, terpidana dugaan kasus korupsi pengamanan pilkada Jawa Barat 2008 dan korupsi penanganan perkara PT Salmah ...

HEALTHY

FOTO: Nyamuk Malaria (ist)

25 Juta Warga Afrika Terancam Malaria

Jumlah warga Afrika terancam malaria meningkat dua kali lipat menjadi 25 juta orang pada 2080 akibat perubahan iklim, ...
obat/ilustrasi

Memperkuat Sinergi dan Sistem Pengawasan BPOM di Era MEA

Sosialisasi tentang Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) sampai hari ini masih terus dilakukan agar tidak ada persepsi yang salah ...
Personel Satlantas Polresta Medan bagi-bagikan masker kepada penguna jalan di persimpangan Jalan Sudirman dan Slamet Riadi Medan, Kamis (9/10). Pembagian masker sebagai bentuk kepedulian Polresta mengantisipasi dampak debu vulkanik Gunung Sinabung. Foto : James P. Pardede

Polisi Bagi-bagi Masker Gratis di Medan

Dampak erupsi gunung Sinabung yang mengeluarkan debu vulkanik telah menyebar sampai ke Medan. Menyikapi hal ini, Satuan Lalulintas ...

TEKNOLOGI

obat/ilustrasi

Memperkuat Sinergi dan Sistem Pengawasan BPOM di Era MEA

Sosialisasi tentang Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) sampai hari ini masih terus dilakukan agar tidak ada persepsi yang salah ...
siber

Badan Pengamanan Siber Akan Dibentuk

Pemerintah berencana membentuk badan siber untuk memperkuat sektor pertahanan dan bidang sektor strategis non pertahanan demi memperkuat kedaulatan ...
Bank BTN - Foto : Internet

Mimpi Punya Rumah, BTN (Siap) Mewujudkannya (Bagian 2-Habis)

Seiring dengan makin banyaknya perbankan yang menawarkan program KPR kepada konsumen dengan berbagai kemudahannya, BTN yang sudah berpengalaman ...

KOMUNITAS

Olah raga bela diri Kendo.

Kendo, Menyerang tapi Beretika

KIAI!! begitu teriak dua pria yang saling menyerang dengan pedang kayu. Suasana pun berubah menjadi mendebarkan. Setiap kali menyerang, ...
Belajar Membatik

Peserta Didik Belajar Membatik

BELAJAR MEMBATIK-Peserta didik Nanyang Zhi Hui School Medan memberikan pelajaran tambahan (ekstrakurikuler) jurnalistik, video, menggambar, catur, futsal, dance, ...
Belajar Membatik

Peserta Didik Belajar Membatik

BELAJAR MEMBATIK-Peserta didik Nanyang Zhi Hui School Medan memberikan pelajaran tambahan (ekstrakurikuler) jurnalistik, video, menggambar, catur, futsal, dance, ...

AWARD

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Aditya Pradana Putra/Republika

Penghargaan Bagi SBY Apresiasi Dunia untuk Kerukunan Beragama

JAKARTA - Presiden SBY sangat menghargai perbedaan dan menghormati kehidupan antar beragama dan antar umat beragama. Karenanya, sangat ...
Kemlu

Kemlu Anugerahkan Penghargaan Adam Malik untuk Media

Jakarta - Media menjadi mitra  sangat penting dalam mendorong laju efektifitas pelaksanaan politik luar negeri dan diplomasi. Peran tersebut ...
Pada malam kunjungan ke AS untuk menerima kehormatan tertinggi Washington, Aung San Suu Kyi menghadapi tuduhan telah mengabaikan minoritas Muslim Myanmar Photo: AFP/The Age

Raih penghargaan dari Washington, Suu Kyi dikritik.

Pemimpin pro-demokrasi Myanmar Aung San Suu Kyi dijadwalkan akan menerima penghargaan Congressional Gold Medal, di Washington DC, pekan ...

TIPS

kerja1

Kiat Bugar Sepanjang Hari di Kantor

Yayasan Jantung Inggris (BHF) menyimpulkan pekerja modern punya efek yang merugikan terhadap kesehatan. Untuk ini, BHF memberikan tips ...
Nicholas Saputra/REUTERS

Tips Nyaman Berwisata Ala Nicholas Saputra

JAKARTA - Banyak hal yang perlu dipersiapkan sebelum berwisata, terutama jika anda ingin bepergian jauh ke luar negeri. ...
Bahasa Asing (ilustrasi)/LIBRARY ESCONDIDO

Tiga Jurus Bikin Belajar Bahasa Jadi Hobi Mengasyikkan

Tidak ada ilmu yang bisa masuk ke tulang sum-sum bila si pembelajar tidak menyukainya. Bagi yang sedang berusaha ...