Wednesday, November 26th, 2014

Temoe Kerabat Kota Toea Magelang 2012

Published on September 5, 2012     Penulis :   ·   No Comments

Sejarah memang tiada akan pernah habis untuk dibicarakan. Sejarah berhubungan dengan roda waktu yang terus bergulir, sehingga sejarahpun bergulir dengan penuh dinamika. Hal ini menjadikan suatu sejarah tidaklah statis menjadi sesuatu hal yang sudah pasti benar dan tidak akan mengalami perubahan. Justru sejarah memiliki pintu yang maha lebar bagi sebuah klarifikasi, bahkan pelurusan, jika memang terdapat data, fakta maupun inrformasi terbaru yang tidak sesuai dengan cerita sejarah sebelumnya. Demikian halnya dengan proses penggalian sejarah di kota Magelang oleh berbagai kalangan, seperti pemerintah daerah, sejarawan, akademisi, termasuk komunitas yang berasal dari masyarakat.

Adalah Komunitas Kota Toea Magelang yang¬†dipandegani¬†oleh Bagus ‚ÄúAgung Dragon‚ÄĚ Priyana telah mengibarkan diri semenjak tahun 2008. Komunitas ini terus eksis dengan beragam agenda kegiatan yang digelar, seperti Remboeg Sedjarah, Jejak Kota Pemerintahan, Jejak Sepoer, Jejak Kali Manggis, dan pameran rutin Magelang Tempo Doeloe di Alun-alun Magelang. Di samping itu, komunitas ini juga senantiasa memberikan sumbang sih yang sangat penting terhadap pelestarian bangunan cagar budaya, semisal rumah-rumah kuno, yang banyak bertebaran di sudut kota Magelang. Bahkan beberapa waktu lalu, beberapa aktivis komunitas ini juga turut menjadi narasumber pada pembahasan Raperda Cagar Budaya yang tengah digodok oleh Disporabudpar Kota Magelang.

Para pemerhati Kota Toea Magelang ternyata tidak hanya berasal dari kalangan yang tinggal di Magelang saja, tetapi tidak sedikit dari mereka justru tinggal di luar kota atau di perantauan. Hal itu terbukti dari ramainya berbagai komentar maupun masukan dan sumbangan foto-foto yang banyak bertebaran di akun Facebook Kota Toea Magelang. Oleh karena itu dalam rangka menjalin keakraban yang lebih erat sebagaimana telah terbina di dunia maya, maka bersamaan dengan momentum Mudik Lebaran 2012 kemarin digelarlah jumpa darat para pemerhati Kota Toea Magelang dalam sebuah acara bertajuk ‚ÄúTemoe Kerabat Kota Toe Magelang‚ÄĚ. Acara tersebut diselenggarakan pada Jum‚Äôat, 24 Agustus 2012 pukul 19.00 ‚Äď selesai di rumah makan Voor de Tidar, Jln. Gatot Subroto.

Acara diawali dengan pemutaran film dokumenter yang terkait dengan sejarah masa lalu dan perjuangan untuk merebut, mempertahankan hingga mengisi proklamasi kemerdekaan. Ada tampilan mengenai tradisi pertanian di era lampau dengan petani yang tengah membajak sawah dibantu kerbau-kerbau tambun nan perkasa. Ada petani yang ndautbibit padi di persemaian, ada para perempuan yang sibuk tandur (nata karo mundur) bibit padi, ada pula tampilan deretan tanaman padi yang tengah nglilir dan mulai menghijau, padikematak, hingga menguning dan masa panen raya yang sumringah. Nampak sangat harmonis interaksi manusia padusunan dengan alam yang telah menganugerahkan limpahan kemurahannya kepada semua ummat manusia yang tekun dalam bekerja.

Selanjutnya banyak pula ditayangkan diorama yang menggambarkan perjuangan diplomasi hingga klas fisik para pejuang bangsa. Banyak sekali tayangan tentang sepak terjang para tokoh pendiri bangsa, termasuk Bung Karno, Hatta, Syahrir dan lain sebagainya. Dalam berbagai kesempatan terdengar gemuruh sorak sorai rakyat yang tengah menyimak pidato Bung Karno dalam berbagai rapat raksasa di tengah lapangan. Semua menggambarkan semangat, gelora, dan spirit nasionalisme yang tergenggam dalam di dalam sanubari hingga jiwa. Semangat patriotik sedemikian terpatri sehingga jiwa dan ragapun akan dipersembahkan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Tayangan film masa lalu sebagaimana yang ditampilkan mengawali acara Temoe Kerabat Kota Toea Magelang ini sangat bermanfaat di samping sebagai kenangan dan nostalgia masa lalu, juga sangat berguna untuk menanamkan dan menggugah semangat nasionalisme yang kini tengah didera ujian berat akibat proses globalisasi yang tiada mengenal batas negara. Sebuah negara akan kokoh, kuat dan tegak berdiri apabila memiliki akar kesejarahan yang kuat karena sejarah juga menjadi salah satu pembentuk dan penguat jati diri bangsa yang berdaulat, mandiri dan disegani bangsa lain.

Memasuki acara inti Temoe Kerabat, Bagus Priyana selaku koordinator Komunitas Kota Toea Magelang selanjutnya menyampaikan presentasi mengenai keberadaan komunitas yang memiliki minat khusus terkait bidang sejarah ini. Awal mula terbentuknya komunitas karena dorongan keprihatinan yang mendalam dengan terjadinya penggusuran berbagai gedung tua yang semestinya menjadi cagar budaya yang dilindungi dan dilestarikan menurut paraturan perundang-undangan yang ada. Selanjutnya beberapa rekan mendukung gagasannya untuk senantiasa menggali data, fakta dan informasi sejarah di Magelang dan sekitarnya, yang bahkan pihak pemerintahpun, tidak memilikidatabase yang valid dan lengkap.

Disampaikan pula berbagai agenda program yang pernah diselenggarakan dengan menampilkan berbagai dokumentasi foto saat rekan-rekan komunitas ini melakukan penjelajahan, tour dan studi lapangan untuk menggali informasi-informasi sejarah di sekitar Magelang. Nampak para hadirin menyimak dengan seksama, serius namun penuh kesantaian, dan sesekali satu-dua komentar terlempar saat menjumpai foto-foto unik dan menarik perhatian.

Sesi acara berlanjut kepada diskusi bebas. Banyak lontaran ide dan gagasan untuk mengembangkan kegiatan dan tentu saja memajukan komunitas sejarah ini. Ada usulan untuk memperluas jangkauan napak tilas situs hingga ke daerah Magelang bagian selatan, bahkan Pak Narwan berharap komunitas ini bisa meluas hingga wilayah Kedu. Diskusi paling hangat terkait bagaimana menggali dana maupun sumber pendapatan untuk menghidup kegiatan komunitas. Wacana yang disampaikan Mas Rahardian ini bukan berarti bahwa terjadi komersialisasi gerakan, tetapi semata-mata demi keberlangsungan kegiatan tanpa para penggiat harus terus-menerus¬†tombok. ¬†Setidaknya situs sejarah berpeluang untuk ‚Äúdijual‚ÄĚ menjadi aset wisata yang handal

Ada juga wacana tentang peluasan telaah sejarah hingga kuliner tradisional, ataupun bahan makanan alternatif umbi-umbian, semisal gembili, uwi, gadung, midro, geirut, ganyong dan lain-lain,yang disampaikan Pak Narwan. Ada pula usulan untuk meluruskan fakta sejarah tentang kejadian pertempuran 3 hari di Magelang pada akhir September 1945. Ditambah lagi masukan untuk memasukkan kurikulum sejarah lokal sebagai pengkayaan muatan mata pelajaran sejarah di sekolah-sekolah, yang sangat diharapkan oleh Pak Priaji.

Suasana diskusi bertambah seru saat Pak Dhe Mbilung mengungkapkan berbagai kendala dan permasalahan dalam memajukan dunia kepariwisataan di Magelang, misalnya bagaimana mempopulerkan Tidar sebagai wisata ziarah yang hingga kini belum berhasil. Saking serunya hadirin masih terus antusias berdiskusi hingga pukul 23.00 malam.

Semoga ke depan, Temoe Kerabat ini terus dilanjutkan untuk menggali pemikiran-pemikiran alternatif sejarah yang bisa bermafaat bagi masyarakat. |pendekartidar.org|

Share

Readers Comments (0)




 

INTERNASIONAL

FOTO: Presiden Rusia Vladimir Putin (galleryhip.com)

Putin Ancam Kebebesan Pers.

Presiden Rusia Vladimir Putin telah menandatangani racangan undang-undang (RUU) tentang Pers. Adapun salah satunya RUU tersebut mengatur  kepemilikan saham ...
FOTO: Logo Dewan Pers Indonesia (dok/ist)

Dewan Pers Diminta Berikan Sanksi Kepada Media Terkait Pernyataan Xanana

Dewan Pers diminta memberikan sanksi kepada beberapa media nasional yang terbukti melakukan kekeliruan memberitakan pernyataan Perdana Menteri Timor ...
FOTO :

Prodemokrasi Bentrok dengan Aparat Keamanan

Seiring dengan keputusan Pemimpin Hong Kong Leung Chun-ying yang menolak meletakkan jabatan seperti ultimatum massa prodemokrasi akhirnya terlibat bentrok ...

FOKUS

kritik_heru

Kritik.

Dan anda yang pro terhadap pemerintahan, tak seharusnya juga menganggapnya sebagai pembenci. Karena kritikan adalah bumbu sedap yang ...
Ilustrasi Simbol Polri-TNI (Liputan6.com)

Masalah Sepele Timbulkan Bentrok TNI dan Polri.

TNI dan Polri kembali bentrok di di Kepulauan Riau, pada Rabu 19 November 2014. Belum diketahui awal mula ...
Fasilitas rumah bagi buruh SKU dan BHL di perkebunan terkendala masalah pasokan air bersih yang dikelola perusahaan sering mengabaikan kualitas airnya apakah layak atau tidak untuk diminum.

Sulit Air di Pelosok Kebun Sawit

Hamparan gambut yang mahaluas di Kabupaten Labuhan Batu dan Labuhan Batu Utara telah beralih menjadi kebun sawit. Sepanjang ...

INTERVIEW

Mochammad Zainul Muttaqien

Redam Konflik SARA dengan Silaturahmi.

Badan Pemeliharaan Keamanan (Baharkam) Polisi Republik Indonesia (Polri) sebagai lembaga pelaksana kebijakan Polri mengemban tugas dan peran sebagai ...
Supandi (ist.)

Hakim Agung Supandi: Eksekusi Susno, MA Dijadikan Keranjang Sampah

Jakarta - Kasus eksekusi Suno Duadji bak sinetron. Setelah melalui perdebatan pepesan kosong, Susno akhirnya menyerahkan diri ke Lapas ...
dok detikcom

Adrianus Meliala Soal Susno: Orang yang Sengaja Melindungi, Bodoh

Jakarta - Hingga kini, terpidana dugaan kasus korupsi pengamanan pilkada Jawa Barat 2008 dan korupsi penanganan perkara PT Salmah ...

HEALTHY

Personel Satlantas Polresta Medan bagi-bagikan masker kepada penguna jalan di persimpangan Jalan Sudirman dan Slamet Riadi Medan, Kamis (9/10). Pembagian masker sebagai bentuk kepedulian Polresta mengantisipasi dampak debu vulkanik Gunung Sinabung. Foto : James P. Pardede

Polisi Bagi-bagi Masker Gratis di Medan

Dampak erupsi gunung Sinabung yang mengeluarkan debu vulkanik telah menyebar sampai ke Medan. Menyikapi hal ini, Satuan Lalulintas ...
Pengambilan sumpah dokter dilakukan setelah lulus uji kompetensi dokter secara nasional. Foto : James P Pardede

Dokter Boleh Bersumpah Setelah Lulus UKDI

Berdasar pada Undang-undang No. 20  Tahun 2013 tentang Pendidikan Kedokteran pasal 36 dan 37 ditegaskan untuk menyelesaikan program ...
Nyamuk

Hindari Kematian Akibat DBD

Kematian akibat penyakit demam dengue (DD) masih terjadi di Indonesia, salah satunya karena diabaikannya tanda bahaya atau "warning ...

TEKNOLOGI

Perwakilan OJK Regional 5 Sumatera Suryo menjelaskan keberadaan OJK di acara Seminar Pedagang Kaki Lima dan Mitra Kerja Bank di Aula Martabe, Jalan Diponegoro Medan, Minggu (19/10).

Mengenalkan OJK Lewat Sosialisasi dan Edukasi

Sebuah program bagus tidak akan berjalan sesuai dengan harapan jika sosialisasi dan edukasi tentang program tersebut tak pernah ...
Krisis Listrik membuat bamyak daerah kesulitan dalam meningkatkan produksi

LAPK : Krisis Listrik di Sumut Sudah Satu Dekade

Pemadaman bergilir kembali terjadi di kota Medan, Sumatera Utara. Dan, sembilan tahun lebih sudah pemadaman bergilir di Sumatera ...
Krisis Listrik membuat bamyak daerah kesulitan dalam meningkatkan produksi

BPK Perlu Melakukan Audit Investigasi kepada PLN

Masa 9 (sembilan) tahun krisis listrik di Sumatera Utara memerlukan audit investigasi atau pemeriksaan menyeluruh kepada PLN yang ...

KOMUNITAS

Fasilitas rumah bagi buruh SKU dan BHL di perkebunan terkendala masalah pasokan air bersih yang dikelola perusahaan sering mengabaikan kualitas airnya apakah layak atau tidak untuk diminum.

Sulit Air di Pelosok Kebun Sawit

Hamparan gambut yang mahaluas di Kabupaten Labuhan Batu dan Labuhan Batu Utara telah beralih menjadi kebun sawit. Sepanjang ...
Buruh anak masih banyak di temukan di perkebunan kelapa sawit di Labuhan Batu dan Labuhan Batu Utara

Pekerja Anak Terpaksa Putus Sekolah

Saat berkeliling ke perkebunan sawit Labuhan Batu, SWATT Online bertemu Ofe Lase, 16. Sejak masih berumur 6 tahun, ...
BURUH HARIAN LEPAS. Buruh di perkebunan sering mendapat perlakuan kurang manusiawi, terutama buruh harian lepas (BHL) yang kontrak dan statusnya tak jelas. Foto : James P. Pardede

Mengintip ‘Ladang’ Buruh Lepas di Labuhan Batu

Sejak ekonomi sawit terdongkrak lima kali lipat di awal 1990, sektor tersebut menjadi salah satu penyerap tenaga kerja ...

AWARD

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Aditya Pradana Putra/Republika

Penghargaan Bagi SBY Apresiasi Dunia untuk Kerukunan Beragama

JAKARTA - Presiden SBY sangat menghargai perbedaan dan menghormati kehidupan antar beragama dan antar umat beragama. Karenanya, sangat ...
Kemlu

Kemlu Anugerahkan Penghargaan Adam Malik untuk Media

Jakarta - Media menjadi mitra  sangat penting dalam mendorong laju efektifitas pelaksanaan politik luar negeri dan diplomasi. Peran tersebut ...
Pada malam kunjungan ke AS untuk menerima kehormatan tertinggi Washington, Aung San Suu Kyi menghadapi tuduhan telah mengabaikan minoritas Muslim Myanmar Photo: AFP/The Age

Raih penghargaan dari Washington, Suu Kyi dikritik.

Pemimpin pro-demokrasi Myanmar Aung San Suu Kyi dijadwalkan akan menerima penghargaan Congressional Gold Medal, di Washington DC, pekan ...

TIPS

kerja1

Kiat Bugar Sepanjang Hari di Kantor

Yayasan Jantung Inggris (BHF) menyimpulkan pekerja modern punya efek yang merugikan terhadap kesehatan. Untuk ini, BHF memberikan tips ...
Nicholas Saputra/REUTERS

Tips Nyaman Berwisata Ala Nicholas Saputra

JAKARTA - Banyak hal yang perlu dipersiapkan sebelum berwisata, terutama jika anda ingin bepergian jauh ke luar negeri. ...
Bahasa Asing (ilustrasi)/LIBRARY ESCONDIDO

Tiga Jurus Bikin Belajar Bahasa Jadi Hobi Mengasyikkan

Tidak ada ilmu yang bisa masuk ke tulang sum-sum bila si pembelajar tidak menyukainya. Bagi yang sedang berusaha ...