MANADO — Anak pejabat tersandung barang haram narkotika dan obat-obat (Narkoba) diduga kembali terjadi. Direktorat Reserse Narkoba (Dit Narkoba) Polda Sulut pada Kamis (1/11) lalu, berhasil mengamankan tiga pemuda, JG alias Jef (29) warga Dendengan Luar, LGR alias Lus (27) warga Tikala Baru, Lingkungan III dan WS alias Wid (25) warga Bahu.
Diduga kuat salah satu dari tersangka adalah anak seorang pejabat di kabupaten kepulauan. Dan tampaknya karena pertimbangan penyelidikan, kasus ini masih dirahasiakan aparat. Dir Narkoba Polda Sulut Kombes Pol Guruh Achmad menegaskan, pihaknya selalu melakukan berbagai terobosan untuk menangkap para pemakai/pengedar maupun bandar yang berada di daerah ini.
“Lus adalah pengedar barang haram ini. Rata-rata, mereka bertiga adalah orang sukses di pekerjaannya masing-masing. Kami tidak memandang bulu terhadap para tersangka Narkoba. Kami menindak tegas kasus seperti ini,” tegas Achmad, kemarin.
Achmad menambahkan, aksi penangkapan tersebut berhasil mengamankan sejumlah barang bukti. “Dua butir pil ekstasi dan 2 paket sabu-sabu seberat 0,4 gram. Selain itu, Rp700 ribu pun diamankan. Uang tersebut milik Jef yang digunakan untuk membeli 2 butir pil ekstasi dari Lus. Kami masih mengembangkan kasus ini,” tukasnya, kepada harian ini.
Dari informasi yang kami peroleh, penangkapan dilakukan di depan supermarket Glory Mart saat melakukan transaksi di dalam mobil CRF dengan nomor polisi DB 3239 F. “Penangkapan ini terjadi sekira pukul 14.00 Wita. Sejumlah barang bukti pun diamankan sebagai upaya pengembangan kasus ini,” ujar seorang sumber yang enggan namanya dikorankan. Kapolda Sulut Brigjen Pol Dicky Atotoy ketika dikonfirmasi melalui Kabid Humas membenarkan adanya penangkapan tersebut. [manadopost.co.cid]