Ratusan Mobil Terjebak di Jalur Soreang-Ciwidey

Bandung – Ratusan mobil dari arah Soreang ke Ciwidey terjebak sejak Minggu malam (18/11/2012). Para pengendara memilih berdiam diri di dalam mobil menunggu akses jalan kembali dibuka. Panjang antrean mobil mencapai 500 meter lebih.

Jajang (46), warga Alam Endah, Kecamatan Rancabali, mengaku sejak tadi malam sudah terjebak di lokasi. Sekitar pukul 20.45, ia bersama istri dan anaknya tak bisa ke mana-mana.

“Dari semalam sampai sekarang enggak bisa ke mana-mana, enggak ada jalan lain kalau ke sana,” keluhnya.

Kemarin ia mengaku baru berkunjung ke rumah keluarganya di Karawang dan pulang dari sana sore. “Tapi di sini malah kejebak. Kalau tahu begini, saya mending nginap di Karawang,” tuturnya.

Semalam, Jajang dan keluarganya terpaksa tidur di dalam mobil Xenia hitam yang dibawanya. Sesekali jika kesal, Jajang atau keluarganya jalan-jalan di sekitar lokasi. “Tadi juga sempat lihat lokasi longsor, ternyata lumayan besar lngsornya,” katanya.

Sementara itu, sejak pagi ratusan pengendara motor pun banyak yang terjebak karena tidak mengetahui adanya longsor. Mereka terpaksa harus memutar arah karena proses pembersihan tanah longsor masih berlangsung.

“Mau ke mana pak? Jalannya ketutup longsor, putar balik saja,” ujar salah seorang petugas Dishub Kabupaten Bandung saat memberikan informasi pada warga yang akan melintas.

Hal itu terus terulang. Setiap satu menit, puluhan sepeda motor datang ke lokasi dengan tujuan ke arah Ciwidey. Lagi-lagi, petugas memberi informasi kepada setiap warga yang akan melintas.

Asep (35), warga Jalan Kopo, mengaku tidak tahu ada longsor. “Saya mau ke arah Ciwidey, ada keperluan sama saudara. Tapi kalau begini, saya mau pulang saja. Nanti kalau sudah bisa lewat ke sana baru pergi,” ucapnya.

Pantauan detikbandung, hingga pukul 10.05 WIB, petugas dari BPBD, TNI, Polisi, PMI, dan berbagai instansi lain masih melakukan evakuasi. Mayoritas tanah yang sempat menimbun jalan sudah hampir selesai dibersihkan. Namun pembersihan masih terus dilakukan. [dtc]

Related Posts

Next Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *